Jual bibit tanaman buah terlengkap & bergaransi, TABULAMPOT, Pupuk & Media Tanam

Cempedak atau pohon cempedak adalah tanaman asli Asia Tenggara sudah terkenal mulai dari Burma, Thailand dan hingga nusantara seperti Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, Banten dan Papua.

Buah campedak memiliki rasa yang menyerupai buah nangka sedang aromanya kuat seperti durian. Bentuk buah campedak bulat memanjang, warnanya agak hijau kekuningan dan kecoklatan, memiliki panjang umumnya 40cm dan diameter 20cm.

Ciri-ciri Buah Cempedak

buah-cempedak

Kulit buah ini punya duri meski tidak tajam dan kasar, daging buahnya agak tipis, berserat, sedikit lunak dan manis rasanya. Warna dagingnya putih agak kekuning-kuningan serta memiliki aroma kuat. Biji buah cempedak bentuk sedikit bulat namun ukurannya lebih kecil dari biji nangka.

Cempedak merupakan famili Moraceae. Buah cempedak ketika di jual di pasaran cukup tinggi padahal bibitnya cukup terjangkau, campedak termasuk buah musiman sehingga jarang di temukan di pasar-pasar modern, oleh karena itu pula buah ini kelasnya lebih tinggi dibanding buah lainnya.

Saking jarangnya dipasar makanya cempedak layak untuk dibudidayakan, sebagai investasi jangka menengah atau tambahan uang belanja kita (penghasilan pasif).

Jika tertarik simak langkah Budidaya Cempedak dibawah ini :

Budidaya Cempedak

Pemilihan Bibit Cempedak

bibit-cempedak

Bibit campedak yang diperoleh bisa berasal dari biji buah campedak yang sudah matang di pohon. pastikan memilih biji yang bulat dan besar lalu tanam biji ke dalam polybag media tanam. Kita lakukan penyiraman secara berkala dan teratur. Perawatan polibag biasanya membutuhkan waktu sampai setengah tahun sebelum bibit siap tanam dan dipindahkan.

Pemilihan Lahan Untuk Penanaman Bibit Campedak

lahan-cempedak

Bibit cempedak yang akan kita pindah ke lahan tanam memerlukan beberapa persyaratan serta kondisi tertentu agar bisa tumbuh menjadi pohon yang sehat kemudian menghasilkan buah, pastikan lahan yang kita pilih setidaknya mendekati syarat-syarat dibawah ini :

Area kebun/lahan yang dipilih merupakan dataran yang ketinggiannya berada antara 0-1300m diatas laut.

Pastikan area tanamnya memiliki curah hujan antara 1500-2500mm per-tahun, musim kemarau/keringnya pun tak terlampau lama.

Daerahnya memiliki suhu udara optimal diantara 16°C-31,5°C.

Lebih maksimal jika jenis tanahnya aluvial yaitu tanah berpasir atau liat berlempung yang agak dalam serta irigasinya cukup baik.

Untuk keasaman tanah yang disarankan yang gembur dan agak berpasir, pH antara 6-7.

Perlu dipahami bahwa syarat-syarat diatas umumnya sudah ada di hampir semua lahan/kebun di wilayah Indonesia, oleh karena itu tak perlu risau dan galau karena bagaimanapun pohon campedak pasti akan tetap tumbuh.

Proses Penanaman Bibit Cempedak

penanaman-cempedak

Setelah bibit siap dan lahan atau kebun sudah dipilih maka lebih baik kita olah lahan dulu sebelum bibit kita tanam, berikut langkah-langkahnya :

Bersihkan lahan dari material dan tanaman penggangu seperti; gulma, rumput, sampah plastik, sampah an-organik, batu-batuan dan lain lain.

Cangkul lahan / tanah yang akan ditanami cempedak agar gembur

Beri semua area tanam/kebun yang dipilih dengan pupuk organik/kompos/kandang supaya tanahnya tambah subur

Buatlah lubang tanam berukuran 40cmx40cmx40cm

Buat jarak ideal antar lubang sekitar 10m

Diamkan lubang terkena angin serta sinar matahari minimal 4 hari

Jika lubang sudah siap, langkah berikutnya proses penanaman bibit pohon campedak. Berikut langkahnya :

1. Buka plastik polybag yang berisi bibit dan media tanam secara perlahan, usahakan media tanamnya tidak rusak.

2. Setelah plastik dibuka maka pindahkan bibit ke lubang yang sudah disiapkan

3. Pastikan bibit berdiri tegak tepat ditengah lubang jangan sampai miring.

4. Tutup lubang dengan campuran tanah dan pupuk kompos.

5. Siram dengan air secukupnya.

6. Buat tiang penyangga seukuran bibit pohon campedak karena sekarang cuaca susah diprediksi, kadang ada hujan yang diiringi angin kencang yang bisa merobohkan bibit yang baru ditanam.

Perawatan Pohon Cempedak

perawatan-pohon-cempedak

Pohon campedak merupakan tanaman khas asia tenggara makanya perawatannya pun tak perlu istimewa dan ribet, sebagai catatan saja berikut ini beberapa tips perawatan pohon campedak :

Bersihkan sebulan sekali lahan atau kebun dari rumput dan gulma agar tidak mencuri nutrisi dalam tanam.

Jika bibit pohon campedak ditanam saat musim kemarau pastikan kita siram minimal sehari sekali.

Berikan pupuk kompos atau kandang sebulan sekali agar buah jadi lebih manis.

Jika banyak hama dan penyakit menyerang maka beri perlakuan dengan menyemprotkan atau menyuntikan obat sesuai dosis yang tepat.

Jika batang mulai bertunas tandanya pohon akan segera berbuah. Lakukanlah penyiangan pada daun kering sekitar 3m dari batang. Hal ini perlu kita lakukan agar akar mendapat oksigen dan tanah jadi lembab namun tidak terlalu basah.

Jika buah campedak mulai membesar, segeralah bungkus supaya mencegah buah diserang lalat buah, tupai dan lainnya. Pembukus buah bisa menggunakan kantong plastik hitam atau alternatif lainnya.

Panen Cempedak

Satu tangkai buah umumnya menghasilkan 3-10 buah. Agar kita tahu buah cempedak siap dipanen maka gunakan jarum lalu tusuk ke tangkai buah dibagian atas atau bisa juga kita tusuk buahnya, jika biji terasa keras artinya buah cukup tua dan bisa kita petik.

Durian montong atau kadang ditulis Durian Monthong termasuk ke dalam spesies Durio zibethinus adalah salah satu jenis durian unggul yang populer di Indonesia. Diyakini bahwa durian ini berasal dari Thailand. Jika dilihat dari ukuran dan juga rasanya, buah ini termasuk durian unggul dan paling disukai banyak orang. Budidaya Durian Montong kini mulai menjadi trend setelah terbukti bahwa tanaman ini cocok di budidayakan di indonesia.

Durian sendiri adalah buah asli dari negara-negara Asia Tenggara yang beriklim tropis. Buah ini banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia dan Thailand. Ada sekitar 27 jenis durian di dunia dan Indonesia termasuk negara yang beruntung karena memiliki setidaknya 20 jenis durian.  Jenis durian tersebut salah satunya ialah jenis montong.

Sifat Tanaman Durian Montong / Durian Monthong

sifat-dari-tanaman-durian-monthong

Siapa yang tidak kenal dengan buah durian monthong? Buah yang dikenal sebagai King of Fruit ini sangat populer dengan harga yang cukup mahal. Walaupun ada yang tidak menyukai durian karena aromanya yang sangat pekat, namun banyak sekali penggemar durian dari seluruh dunia.

Durian monthong merupakan salah satu durian unggul bahkan di Indonesia. Rasanya diyakini lebih enak meski harganya juga lebih mahal daripada durian unggul lokal. Karakteristik buah durian monthong ialah :

Mengapa Durian Montong atau Durian Monthong disebut Durian Unggul?

keunggulan-durian-monthong

Buah durian unggul asal Thailand ini dikenal karena rasanya yang lezat. Baunya yang menyengat menjadi ciri khasnya yang justru banyak disukai penggemar buah ini. Durian monthong termasuk durian unggul yang harganya mahal.

Hal di atas karena buah ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan buah durian pada umumnya. Beberapa keunggulannya ialah :

Karena popularitas durian monthong ini, maka Indonesia setiap tahun mengimpor berton-ton buah ini. Padahal sebenarnya, Indonesia sendiri adalah tempat yang ideal untuk budidaya durian berbagai varietas unggul.

Para pecinta durian maupun para petani durian, bisa menanam jenis durian monthong tersebut. Ada banyak penjual bibit durian montong di Indonesia. Semuanya menyajikan keistimewaan berupa kemudahan dalam menanam hingga dalam percepatan masa panen pertama durian.

Syarat Tumbuh Tanaman Durian Montong / Durian Monthong

Indonesia, Malaysia, Thailand dan beberapa negara lain bisa jadi tempat tumbuh ideal bagi durian unggul di atas maupun durian unggul lainnya. Hal tersebut karena iklim, curah hujan, sampai keadaan tanahnya cocok bagi pertumbuhan buah ini.

Bagi pem budidaya durian, ada baiknya mengenal dulu beberapa persyaratan tumbuh buah ini. Dengan demikian, upaya menanam pohon durian unggul tak akan sia-sia.

1. Curah hujan untuk pertumbuhan tanaman durian monthong

Tanaman dan bibit durian montong bisa tumbuh dengan baik pada curah hujan setidaknya 1500 mm. Indonesia adalah salah satu tempat yang cocok untuk budidaya buah ini. Apalagi pohon durian montong juga relatif tahan pada keadaan kering dimana 1 hingga 2 bulan masa kemarau akan menstimulasi pertumbuhan bunga durian.

2. Keadaan tanah untuk pertumbuhan tanaman durian montong yang optimal

Tanaman varietas tersebut tumbuh dengan baik pada tanah subur penuh nutrisi dengan tingkat keasaman optimal 6-6.5. Tanaman durian monthong ini bisa tumbuh lebih baik tanpa pot atau ditanam di lahan / kebun. Hal ini karena kondisi tersebut bisa membuat tanaman durian tumbuh maksimal pada bagian akar-akarnya. Dengan demikian, pohon ini bisa kuat menopang batang dan cabang-cabangnya dengan kuat dan bisa melindunginya dari perubahan cuaca yang ekstrim.

3. Perkebunan untuk budidaya durian montong

Penanaman durian untuk tujuan komersial dilakukan pada bidang tanah atau lahan. Hal ini memungkinkan durian tumbuh dengan maksimal dan memudahkan petani dalam merawatnya. Budidaya durian montong ini ditanam pada jarak tanam 10 mx 10 m hingga 12 m x 12 m, tergantung pada ukuran tanaman. Selanjutnya perlu dilakukan perawatan yang konsisten, terlebih untuk mengurangi gangguan gulma dan juga hama atau penyakit.

Perbanyakan Bibit Durian Monthong

perbanyakan-bibit-durian-montong-e1547349473335

Kini budidaya durian jenis montong bisa dilakukan oleh siapa saja. Penanaman dilakukan dengan bibit yang telah disiapkan sebelumnya. Selain membuat bibit sendiri, anda bisa membelinya di penjual bibit buah dan tanaman. Biasanya asal perbanyakan durian ini ialah dari perbanyakan generative dan vegegatif.

Perbanyakan secara generatif

Umumnya, budidaya durian di banyak tempat melalui penaburan biji durian. Cara ini memungkinkan tanaman tumbuh dengan baik meski untuk bisa panen pertama, anda harus menunggu cukup lama. Namun kelebihan dari penaburan benih dari biji durian ini juga membawa keuntungan. Pohon memiliki umur yang lebih lama dari metode vegetatif. Selain itu, tanaman juga lebih tahan terhadap hama dan penyakit.

Untuk penanaman buah ini, maka harus ditanam segera setelah membuka buah. Hal ini karena tanpa perawatan khusus, biji hanya bertahan seminggu sebelum embrio mati. Namun ada pula teknik-teknik khusus pembuatan bibit dengan biji yang lebih rumit, namun menghasilkan bibit tanaman yang bisa dibudidaya dalam tingkat hidup yang tinggi. Cara ini bisa menghasilkan buah setelah usia tanaman 4 hingga 5 tahun.

Perbanyakan secara vegetatif

Masa panen tanaman durian bisa dipercepat. Caranya ialah dengan menanam bibit durian montong dari perbanyakan vegetatif. Secara umum, teknik yang digunakan adalah okulasi dan cara mencangkok. Dengan cara ini, maka petani lebih diuntungkan.  Pasalnya, pohon dapat berbunga setelah 2-3 tahun.

Artinya, untuk tujuan komersial, maka tanaman budidaya dari perbanyakan vegetatif bisa dipilih. Buah lebih cepat dipanen dengan kualitas sama dengan induk pohon. Jumlah buah juga melimpah dengan perawatan yang konsisten dilakukan.

Hama dan Penyakit pada Budidaya Durian Monthong

hama-dan-penyakit-durian-monthong

Selayaknya tanaman buah pada umumnya, durian montong juga tak lepas dari ancaman hama dan penyakit. Beberapa jenis hama yang menyerang durian antara lain ulat bunga dan kutu durian.

Sedangkan penyakit tanaman durian yang utama adalah busuk akar dan penyakit Phytophthora palmivora serta jamur upas yang menyerang batang dan cabang pohon.

Salah satu cara menghindari hama dan penyakit ialah dengan memilih bibit durian montong yang unggul. Lakukan pula perawatan dengan menyemprotkan pestisida atau fungisida.

Jenis Tanaman Durian Montong

jenis-tanaman-durian-monthong

Makin mudahnya memperoleh bibit durian montong membuat siapa saja makin mudah membudidayakannya. Satu hal yang perlu diketahui tentang bibit buah ini ialah jenis atau varietasnya. Di Indonesia ada dua jenis buah durian unggul montong.

Durian monthong menjadi salah satu jenis buah primadona bagi warga Indonesia dan Asia serta dunia pada umumnya. Buah yang disebut juga dengan golden pillow ini memiliki daging buah berwarna kuning keemasan yang bentuk buahnya seperti bantal yang berdaging tebal. Jenis buah ini dikenal dari Thailand dan di ekspor ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Berat durian unggul ini sekitar 2-6 kg. Ada pula buah yang bisa mencapai hingga 10 kg meskipun masih langka. Setiap buah memiliki 10-15 aril dan banyak biji yang kecil dan tipis.  Setiap lokus biasanya memiliki 3 aril kuning besar, tebal, berwarna krem, halus, dan sedikit pucat. Daging buah ini memiliki bau khas seperti durian pada umumnya.

Namun bagi buah durian monthong yang berkualitas buruk, maka ciri buah akan berbeda. Tekstur buah akan kasar, berserat, serta pematangan yang tidak seragam. Pohon ini cenderung rentan terhadap hama dan penyakit. Maka dalam budidaya durian montong, perlu memperhatikan kualitas bibit durian montong terlebih dahulu.

Manfaat dan Efek Buruk Durian Monthong Pada Manusia

manfaat-dan-efek-durian-monthong

Buah durian tidak hanya terkenal memiliki aroma yang sangat menarik, tetapi banyak manfaatnya yang membuat buah mendapatkan gelar “Raja Buah Tropis” atau King of Fruits. Buah ini banyak ditanam di daerah tropis, termasuk di negara Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Indonesia sendiri merupakan produsen durian dengan makin mudahnya cara budidaya tanaman tersebut.

Masa panen buah ini ialah pada Juni hingga Agustus. Pada masa tersebut, ketersediaan durian melimpah dan mudah ditemui. Masa panen tersebut juga bersamaan dengan musim buah-buahan tropis lainnya seperti mangga, manggis, dan nangka.

Durian montong sebagai durian unggul ini memiliki banyak manfaat. Terutama ialah manfaat untuk kesehatan dengan berbagai kandungan vitamin serta mineral di dalamnya. Jadi meskipun buah ini memiliki aroma yang cenderung menyengat, namun buah ini tetap saja menjadi salah satu buah yang banyak penggemarnya.

Nilai Gizi Buah pada Buah durian monthong

Berbagai manfaat durian ialah berasal dari kandungan di dalam daging buah. Buah tropis unggulan ini memiliki mineral alami yang mudah dicerna oleh tubuh. Berikut ini penjabaran secara singkat nilai gizi buah durian pada umumnya :

Manfaat Kesehatan Durian Monthong

Durian dengan segala kandungan di dalamnya berkontribusi bagi kesehatan manusia. Beberapa manfaat di dalamnya hampir sama seperti halnya buah tropis lainnya, seperti pisang, alpukat, dan nangka. Berikut ini ialah beberapa manfaat buah durian yang unggul dan banyak disukai ini :

1. Sebagai sumber energi alami

Fakta manfaat durian monthong yang pertama ialah sebagai sumber energi alami. Bagi atlet atau orang yang memiliki kegiatan fisik, maka bisa konsumsi buah ini untuk suplai energi yang cukup. Namun bagi yang tidak terlalu butuh energi hendaknya membatasi konsumsi buah ini karena justru bisa memberi efek buruk bagi kesehatan.

Hal di atas tak lepas dari kandungan di dalam buah durian unggul ini. Di dalamnya terdapat fitonutrien, air, protein, dan lemak bermanfaat. Khususnya lemak yang ada dalam durian monthong bisa dijadikan sebagai cadangan energi.

2. Sebagai sumber antioksidan yang baik

Tubuh manusia butuh antioksidan untuk memperkuat sistem imun dan untuk melawan radikal bebas. Saat mengkonsumsi durian unggul ini, secara tidak langsung kita sudah menyuplai antioksidan ke dalam tubuh. Pasalnya, buah ini mengandung serat makanan dan merupakan sumber antioksidan vitamin C yang baik.

Kandungan di atas mampu menangkal radikal bebas yang jadi sumber segala penyakit yang berbahaya. Selanjutnya, antioksidan ini juga bisa membantu ketahanan tubuh manusia untuk melawan berbagai infeksi.

3. Sebagai sumber vitamin B

Durian montong yang dagingnya tebal ini tak hanya kaya vitamin C. Di dalamnya juga terdapat vitamin B. Selain itu ada pula kandungan niasin, riboflavin, B5, B6, dan tiamin.

Kandungan tersebut termasuk vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh. Karena tubuh manusia tidak bisa memproduksi sendiri vitamin, maka penting untuk menyuplainya dengan konsumsi bahan makanan sebagai sumber vitamin eksternal.

4. Sebagai sumber mineral bagi tubuh

Memakan buah durian bukan hanya memberi kepuasan karena rasanya yang lezat. Memakan buah ini juga mampu memenuhi kebutuhan mineral di dalam tubuh. Kandungan mineral didalamnya beragam, mulai mangan, tembaga, besi, hingga magnesium.

Buah ini juga mengandung kalium dan asam amino esensial triptofan. Bagi orang yang tidak memiliki riwayat penyakit ginjal, maka konsumsi buah durian bisa membantu penuhi kebutuhan kalium di dalam tubuh. Selanjutnya, kandungan kalium di atas akan mengalami proses kimia hingga menjadi serotonin dan dapat dipakai tubuh untuk membantu dalam pengobatan depresi.

5. Berdampak positif pada pencernaan

Ada lebih banyak manfaat durian varietas unggul terhadap kesehatan. Buah ini bisa pula memberi dampak positif pada pencernaan asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang benar dan tidak berlebihan. Manfaat ini tak lepas karena buah ini mengandung banyak serat yang memperlancar pencernaan.

Bahkan kandungan di dalamnya juga berkontribusi dalam mengatasi insomnia, disfungsi seksual, kanker, dan menjaga kesehatan tulang hingga anemia. Jadi, konsumsi buah ini memberikan dampak positif dan menjadikan tubuh lebih sehat bahkan tanpa supelemen kimia.

6. Sebagai solusi penderita anemia

Manfaat ini diperoleh jika anda tidak memiliki riwayat penyakit yang melarang konsumi durian. Di dalam buah durian mengandung asam folat dan zat besi yang tinggi. Karena keduanyalah, maka durian dipercaya bisa mengatasi anemia.

Cara alami ini cukup aman bagi tubuh tanpa perlu suplai obat kimia untuk mengatasi penyakit tersebut. Tentunya lebih aman asalkan tidak memiliki riwayat penyakit lain seperti asam urat maupun ginjal.

7. Bermanfaat bagi kulit

Di dalam buah unggul asal Thailand ini mengandung vitamin C. Selain memperkuat sistem imun dan melawan radikal bebas, vitamin ini juga mampu mengatasi masalah penuaan dini. Tentunya, vitamin ini juga sangat bagus untuk meremajakn kulit. Baik orang dewasa atau anak-anak aman mengkonsumis buah ini dalam porsi yang terbatas.

8. Baik untuk persendian

Durian jenis montong berdaging tebal dengan aroma yang khas. Di dalamnya juga mengandung kalsium, vitamin B dan potassium seperti yang telah disebutkan di atas. Karena itu, durian sangat bagus untuk kesehatan sendi dan tulang.

9. Membantu menstabilkan gula darah

Kadar gula darah yang stabil adalah salah satu kunci hidup sehat. Untuk itu, konsumsi buah ini bisa membantu mewujudkan gaya hidup yang sehat. Hal ini dikarenakan, daging buah mengandung mangan yang menstabilkan gula darah dan menjaganya tetap satbil. Namun bagi penderita diabetes, perlu menghindari atau membatasi konsumsi buah ini karena di dalamnya juga mengandung gula.

10. Membantu mengatasi masalah sembelit

Serat memang bagus bagi tubuh. Kandungan ini sangat kaya pada durian jenis montong yang daging buahnya tebal. Serat ini kemudian bisa merangsang gerakan peristaltik dan sekresi cairan pencernaan dan lambung.

Konsumsi buah dalam jumlah tepat bisa menyuplai kebutuhan serat di dalam tubuh untuk mengatasi sembelit dan penyumbatan di usus, masalah seperti kembung, kram, dan gangguan pencernaan lainnya.

11. Membantu menangkal radikal bebas

Dalam pengobatan herbal tradisional, durian dipakai memerangi penuaan. Antioksidan dan vitamin di dalamnya ampuh untuk melawan radikal bebas yang jadi sumber masalah kulit. Selanjutnya akan mampu dalam menunda munculnya gejala penuaan seperti keriput, bintik-bintik hitam, degenerasi, kerontokan rambut, dan radang sendi.

12. Mengatasi masalah insomnia

Di dalam buah durian montong terdapat triptofan. Kandungan inilah yang membawa manfaat untuk mengurangi gangguan tidur. Apa itu tryptophan? Keberadaan bahan kimia organik ini yang berkaitan erat dengan rasa lelap dan ingin tidur. Karenanya bagi yang menderita insomnia, bisa mencoba konsumsi buah ini untuk mengembalikan pola tidur yang sehat.

13. Sebagai anti depresan alami

Kadar serotonin yang rendah dapat memicu depresi pada manusia. Durian memiliki Vitamin B6 yang penting untuk produksi serotonin. Karenanya, konsumsi buah durian montong maupun jenis lainnya direkomendasikan guna meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh untuk mengatasi depresi.

Efek Buruk Tanaman Durian Montong

Durian unggul asal Thailand membawa manfaat bagi manusia. Daging buahnya bisa dikonsumsi untuk asupan nutrisi penting bagi tubuh. Kulit buah dan daunnya juga membawa manfaat tersendiri. Belum lagi kayu dari pohonnya yang bisa digunakan dalam kehidupan manusia. Pohon ini juga jadi sumber oksigen dan juga jadi perindang.

Akan tetapi, durian juga bisa membawa efek buruk bagi manusia. Hal ini bisa didapat dari konsumsi buah durian yang berlebihan. Efek buruk juga rawan dijumpai para penderita berbagai macam penyakit yang nekad mengkonsumsi buah durian. Terutama durian jenis montong, daging buahnya yang sangat tebal memiliki lebih banyak serat dan juga kandungan vitamin serta mineral di dalamnya.

Buah lezat dengan aroma menyengat yang menyerang indera penciuman manusia ini memiliki banyak kandungan di dalamnya. Yang semua itu bukan hanya memberi manfaat, namun juga efek samping pada seseorang dengan kondisi tertentu.

Bagi yang gemar mengkonsumsi buah durian, harus memperhatikan beberapa efek buruk berikut ini. Tujuannya ialah agar tetap bisa menikmati kelezatan durian tanpa menemukan efek samping bagi tubuh.

1. Konsumsi berlebihan berakibat buruk pada perut

Konsumsi buah durian secara teratur dalam porsi terbatas bisa memberikan manfaat pada sistem pencernaan. Hal ini karena kandungan serat di dalamnya. Namun sebaliknya, jika konsumsi daging buah durian jenis montong ini berlebihan, maka akan membuat perut tidak nyaman.

Durian montong memiliki daging buah yang sangat tebal. Jadi, satu biji saja sudah mengandung banyak serat. Karenanya, batasi konsumsi buah ini, meskipun rasanya lezat dan membuat anda adiktif.

Perlu pula diketahui bahwa asupan serat berlebihan berdampak buruk bagi perut kita dan dapat menimbulkan komplikasi. Contohnya ialah proses penyerapan nutrisi yang buruk oleh usus, gangguan pencernaan, hingga kemungkinan adanya penyumbatan usus. Selain itu, serat makanan berlebih juga bisa mengakibatkan diare.

2. Terlalu banyak antioksidan bisa berakibat buruk bagi tubuh

Durian merupakan sumber antioksidan yang sangat baik seperti vitamin C, vitamin A, dan senyawa antioksidan lainnya seperti fitonutrien, polifenol, dan flavonoid, dll. Antioksidan bisa menangkal radikal bebas dalam tubuh kita dan mencegah kerusakan oksidatif pada sel dan jaringan tubuh manusia. Selanjutnya akan bisa mengurangi risiko penyakit kanker.

Kandungan ini sekaligus memberi manfaat untuk menghilangkan racun dan kotoran. Maka, kehadiran zat tersebut sangat diperlukan tubuh. Akan tetapi bagaimana jadinya, jika antioksidan ini terlalu banyak?

Meskipun antioksidan baik untuk tubuh manusia namun disarankan untuk konsumsi buah durian ini dalam porsi yang aman. Tingkat antioksidan yang tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada sistem tubuh.

Ketika ada terlalu banyak antioksidan dalam tubuh, antioksidan ini bukan hanya akan bereaksi pada sel-sel jahat. Antioksidan kemudian mulai bereaksi dengan sel-sel sehat di sekitar mereka dan menyebabkan kerusakan oksidatif pada tubuh. Itu;ah bahaya terlalu banyak antioksidan akibat konsumsi berlebih buah durian.

3. Bisa meningkatkan risiko hipoglikemia

Makan buah durian secara teratur dalam porsi terbatas bisa bermanfaat bagi penderita diabetes. Bagi mereka yang beresiko terkena diabetes pun cukup aman konsumsi buah ini dalam porsi yang dianjurkan oleh dokter.

Keuntungan dari konsumsi buah ini ialah karena indeks glikemiknya cukup rendah. Artinya, durian melepaskan gula ke dalam aliran darah pada tingkat yang lambat dan mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba. Hal ini bisa membantu dalam mengendalikan diabetes.

Meskipun demikian, namun konsumsi durian jenis montong ini harus pada porsi yang dibatasi. Artinya tidak boleh makan berlebihan. Hal tersebut disebabkan karena makan durian berlebihan dapat menurunkan gula darah tubuh ke tingkat yang sangat rendah. Kondisi ini akan menyebabkan peningkatan risiko hipoglikemia.

Hipoglikemia sendiri merupakan kondisi di mana gula darah turun di bawah tingkat normal. Hal ini ditandai dengan adanya keringat berlebih, rasa lapar berlebihan, kelelahan, adanya sakit kepala ringan, jantung berdebar tidak normal, penglihatan menjadi kabur, dan adanya kegelisahan berlebih.

Bagi penderita diabetes atau yang beresiko terkena diabetes, disarankan untuk makan durian dalam jumlah sedang. Atau untuk menjamin keamanan, makanlah durian setelah berkonsultasi dengan dokter.

Penting pula untuk dicatat bahwa makan buah durian terlalu banyak dapat mengganggu pengobatan diabetes. Bahkan yang kondisi ini justru bisa memperburuk kondisi pasien.

4. Beresiko menyebabkan reaksi alergi

Buah durian merupakan sumber nutrisi yang cukup lengkap. Di dalamnya ada vitamin, mineral, antioksidan, fitonutrien, polifenol, dan serat makanan dll. Semua itu memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan dan kecantikan mulai dari kulit hingga rambut.

Namun, tidak semua orang bisa menikmati manfaat tersebut. Pasalnya, mengkonsumsi durian dapat pula mengembangkan reaksi alergi pada beberapa orang yang membuat mereka harus menghindari buah durian.

Beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi berupa :  timbul gatal-gatal, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, diare, munculnya ruam, kulit kemerahan, dan muntah.

Cara Aman Mengkonsumsi Buah Durian Unggul Asal Thailand

Karena rasa durian yang enak dan cenderung aditif, maka banyak yang sulit berhenti makan buah durian. Apalagi saat musim panen durian datang, durian jadi camilan yang wajib bagi banyak orang. Namun meski rasanya enak dan kaya manfaat, konsumsi durian justru bisa berakibat buruk jika tak tahu cara konsumsinya yang baik dan bijaksana.

Inilah cara yang tepat mengkonsumsi buah durian. Dengan demikian, anda bisa mendapatkan manfaat yang positif dan menghindari efek buruknya.

Cara Mengolah Daging Buah Durian Monthong untuk Konsumsi

makanan-olahan-durian-monthong-

Ada banyak varietas buah durian. Salah satu yang termasuk varietas unggul adalah durian montong ini. Dengan daging buah yang tebal, ukuran yang besar, maka buah ini bisa dijadikan berbagai jenis makanan olahan. Dengan demikian, budidaya durian untuk tujuan komersial bisa menguntungkan.

Buah yang sangat populer di dunia karena baunya ini bisa digunakan ke dalam berbagai industri, termasuk industri makanan. Jadi, selain dimakan dalam keadaan segar, buah ini juga bisa diolah. Berikut ini ialah kegunaan durian montong maupun durian pada umumnya yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi :

Selain daging buahnya, durian juga memiliki manfaat dan kegunaan lain. Seperti kulit buah yang kering bisa digunakan sebagai bahan bakar. Sedangkan kayu dari pohonnya yang kuat dan keras bisa jadi bahan konstruksi yang kokoh.

Cara Memilih Buah Durian Montong

cara-memilih-durian-monthong

Buah durian unggul di atas sukses mencuri perhatian banyak orang. Ukuran buah sangat besar, bobotnya berat, dan juga dagingnya sangat tebal. Selain itu, buah ini juga memiliki rasa manis dan aroma yang disukai penggemarnya.

Karena hal di atasnya, buah ini makin populer dan menjadi tanaman budidaya di banyak negara. Termasuk juga di Indonesia dimana bibit durian montong kini makin mudah didapatkan. Akan tetapi, bagi yang ingin membeli dan menikmati kelezatan buah ini, perlu memperhatikan cara memilihnya.

Tepat memilih buah durian jenis montong akan membantu menikmati rasa manis buah ini secara maksimal. Karena tak semua durian yang dijual memiliki kualitas yang sempurna. Berikut ini tips untuk mendapatkan buah durian :

Cara Memilih Bibit Durian Montong Unggul

memilih-bibit-durian-monthong-unggul

Buah durian varietas tersebut diyakini berasal dari Thailand. Akan tetapi, buah ini bisa pula dibudidayakan di Indonesia. Dengan cara perbanyakan vegetative, banyak bibit unggul yang bisa ditemukan. Misalnya bibit hasil cangkok yang dilakukan pada cabang pohon.

Klik Disini Untuk Mendapatkan Bibit Durian Monthong Unggul Terbaik.

Dalam pembelian bibit durian ini, maka perlu memperhatikan beberapa tips dan triknya. Hal ini memungkinkan kita memperoleh bibit terbaik untuk hasil panen durian yang melimpah. Berikut ini ciri dan spesifikasi bibit durian unggul dan terbaik :

Itulah  cara mendapatkan bibit durian unggul untuk varietas durian terbaik. Terlebih untuk tujuan budidaya dan untuk mendapatkan manfaat komersialnya, maka perlu ditanam dari bibit durian unggul.

Cara Budidaya Tanaman Durian Montong

cara-bududaya-bibit-durian-monthong

Kondisi tanah dan juga iklim di Indonesia sanagt cocok untuk budidaya durian, termasuk bibit durian montong. Mulai saat ini, penggemar durian bukan hanya bisa membeli buah berduri tersebut. Sekarang anda bisa menanam sendiri durian monthong di halaman rumah atau di kebun.

Hal ini membuat siapa saja bisa makan buah yang matang pohon yang ditanam sendiri. Melalui penanaman bibit unggul metode vegetatif, anda bisa panen buah durian dalam waktu lebih singkat. Untuk tujuan komersial pun, budidaya ini juga menguntungkan.

Bagi yang mau menanam buah durian unggul, pelajari bagaimana cara budidayanya yang benar. Berikut ini ada cara menanam durian dengan mudah dan sederhana :

1. Lakukan pemilihan bibit yang benar

Langkah pertama yang harus anda lakukan ketika ingin menanam buah durian adalah pemilihan bibit. Hal ini tak boleh dilewatkan karena pemilihan bibit durian montong akan mempengaruhi ketahanan pohon terhadap penyakit, kualitas buah, hingga percepatan panen.

Pilih jenis bibit dari varietas unggul yang bagus dan layak tanam.  Bibit harus terlihat bersih dan tidak rusak. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penjual bibit untuk memastikan kualitas bibit yajng dibeli memang yang terbaik.

Selain cara vegetative, bibit durian bisa didapat juga dari pembibitan generative. Cara ini memanfaatkan biji buah durian berkualitas dan tidak cacat. Untuk mengetahui biji tersebut layak tanam atau tidak, maka taruhlah di dalam air. Calon benih yang baik ketika direndam harus benar-benar tenggelam. Jika bibit tersebut mengambang, maka kualitasnya jelek dan tidak layak tanam.

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah pemilihan lahan. Pohon durian bisa ditanam di dalam pot. Namun perkembangannya akan lebih bagus dan optimal jika ditanam di lahan atau kebun. Alasannya ialah agar akar bisa tumbuh optimal dan berkembang dengan baik. Dengan demikian, maka akan ada cukup nutrisi untuk produksi buah dan bunga pada pohon.

2. Penananan Bibit Durian Montong

Ada langkah-langkah penting dalam penanaman bibit yang telah dipilih. Pertama ialah anda harus menggemburkan lahan. Lalu, gunakan cangkul untuk membuat lubang tanam. Kemudian, beri pupuk kandang pada tanah tersebut agar makin subur.

Penggunaan pupuk organik berupa pupuk kandang atau kompos di atas akan menyebabkan perubahan tekstur dan nutrisi pada tanah. Selain itu, anda juga harus memperhatikan kelembaban tanah. Jangan sampai tanah untuk penanaman bibit terlalu kering. Lakukan penyiraman agar tanah menjadi lembab.

Biarkan tanah terkena angin selama dua minggu sebelum bibit dimasukkan ke lubang tanam. Selama menunggu, siram secara teratur 2 kali sehari untuk menyuburkan tanah.

Jika media tanam / tanah sudah siap, maka robek dengan hati-hati polybag untuk menanam bibit tersebut. Pastikan akar tidak rusak. Lalu masukkan bibit beserta tanah tempat akar tumbuh dengan hati-hati. Dan pastikan tanaman tegak untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman ini.

Yang tak kalah penting ialah anda harus pastikan bahwa tidak ada gulma atau rumput liar di area penanaman.  Gulma seperti rumput dapat mengganggu proses pertumbuhan dan penyerapan nutrisi tanaman durian jenis montong yang dibudidaya.

3. Perawatan Tanaman Durian Montong

Pada Budidaya durian montong, bibit durian yang telah ditanam butuh perawatan. Tidak perlu rumit, perawatan tanaman ini sangat sederhana, hampir sama dengan perawatan tanaman buah lain. Beberapa cara perawatan pada budidaya durian montong yang benar ialah :

4. Pengendalian Hama dan Penyakit pada Budidaya Durian Montong

Tak berbeda dengan tanaman buah lain, pada budidaya durian montong juga ada resiko terkena hama dan penyakit. Berikut ini adalah beberapa ancaman bagi tanaman durian monthong ketika budidaya durian montong :

Untuk mengurangi resiko serangan hama dan penyakit tanaman durian montong, maka penting untuk memilih bibit yang unggul. Pasalnya, bibit durian montong terbaik akan lebih tahan dari serangan hama serta penyakit, panen pertama lebih cepat, dan jumlah buah lebih berlimpah dengan ukuran lebih besar.

Trend Budidaya Durian Montong di Indonesia

trend-pembudidayaan-durian-monthong-di-indonesia

Sejak munculnya durian Bangkok pada 1980-an dan dengan munculnya durian unggul lokal, maka pertanian durian Indonesia makin berkembang. Begitu pula dengan durian montong. Kini bukan hanya bisa diimpor dari Thailand. Namun sudah ada bibit durian montong yang bisa dibeli dan dibudidayakan sendiri.

Indonesia bisa belajar dari Thailand. Negeri Gajah Putih tersebut dikenal sebagai penghasil buah-buahan tropis terkemuka di dunia. Salah satu jenis buah yang sukses menyedot perhatian dunia ialah varietas durian mon thong atau kita menyebutnya dengan durian montong atau durian monthong.

Sudah lama sejak durian ini diperkenalkan ke Indonesia. Impor durian monthong bisa mencapai berton-ton tiap tahunnya karena sangat populer. Kini, pembudidayaan durian monthong sudah disebarluaskan kepada masyarakat Indonesia untuk dikembangkan.

Daun Bidara dan Buah Bidara atau dikenal juga sebagai Widara, saat ini sedang booming sebagai tumbuhan yang mengandung banyak manfaat bagi manusia. Khasiat Daun Bidara makin banyak di ketahui orang demikian juga untuk buah, kayu dan buahnya. Selain untuk kesehatan, khasiat bidara ternyata telah di yakini sebagai penangkal sihir dan penyembuhan penyakit akibat gangguan sihir. Karena banyak manfaatnya, kini bibit daun bidara mulai  banyak dibudidayakan oleh para petani maupun penjual bibit tanaman buah.

Bidara atau widara (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini juga dikenal dengan berbagai nama sesuai daerah, seperti bidara (daerah Sunda dan Jawa), rangga (daerah Bima), dan kalangga (daerah Sumba).

Ziziphus mauritiana ini termasuk pada kerajaan plantae yang diklasifikasikan ke dalam keluarga Rhamnaceae. Pohon ini adalah tanaman tropis yang ditemukan di banyak negara.

Tanaman widara banyak juga ditemukan di Indonesia dan mirip semak berduri serta bisa bertahan hidup sepanjang tahun dalam cuaca panas maupun hujan. Pohon yang populer disebut bidara ini memiliki tinggi rata-rata 15 m dengan diameter batang 40 cm atau lebih.

Spesies widara diyakini berasal dari kawasan Indo-Malaysia di Asia Tenggara. Sekarang banyak juga ditemukan di seluruh wilayah tropis dunia, seperti Afrika Selatan, Timur Tengah, India dan Cina, serta Kepulauan Pasifik. Pohon tersebut termasuk pohon yang tumbuh dengan cepat.

Untuk saat ini, pohon widara banyak dibudidayakan baik di pot maupun lahan. Dengan perkembanganbiakan yang relatif mudah, kini siapapun bisa mendapatkan bibit bidara dan menanamnya baik sebagai penghias halaman rumah atau untuk budidaya. Karenanya, tak salah jika anda mengenal pohon dari tanaman buah ini dengan lebih mendalam lagi.

Sifat dari Tanaman Widara

sifat-dari-pohon-bidara

Untuk mengenal sifat buah widara, pertama anda bisa mengenali dari fisiknya. Mulai dari buah, bunga hingga daun, bidara memiliki ciri yang berbeda. Berikut ini adalah ciri fisik pohon yang banyak dibudidayakan ini :

Ciri Lainnya

Pohon widara dengan sifat dan cirinya di atas mampu menghasilkan buah yang banyak dibudidayakan. Buah ini rasanya manis dan agak asam. Ada pula yang sangat manis tergantung pada varietas buah. Di dalamnya ada biji yang dilindungi oleh cangkang.

Z. mauritiana dikenal pula sebagai pohon penghasil buah segar dengan nama lain Indian jujube. Sebagai bahan makanan yang bisa dikonsumsi, buah widara memiliki nilai energi 24,76 kJ (5,92 kkal) dan kandungan karbohidrat 17 g, gula 5.4-10.5 g, serat makanan 0,60 g, dan lemak 0,07 g.

Di dalamnya juga mengandung protein, vitamin, Tiamin, Niacin, fosfor, dan air. Dengan semua kandungan yang dimiliki, tak heran jika buah ini menjadi pohon budidaya yang dikembangkan dengan buah yang memiliki nilai jual tinggi.

Pertumbuhan Pohon Widara

Ziziphus mauritiana atau bidara atau widara adalah pohon berukuran sedang yang tumbuh dengan sangat cepat dan mudah dikembangkan. Untuk kondisi yang cenderung panas dan kering atau di wilayaha tropis, pohon ini bisa beradaptasi dengan baik. Spesies ini bisa tumbuh meski di lingkungan yang mengalami kekeringan.

Keragaman varietas widara juga bervariasi yang mampu tumbuh lebat dengan ketinggian 10 meter. Dengan cabang-cabang berduri dan tumbuh dengan sangat cepat. Pohon ini mulai menghasilkan buah dalam waktu tiga tahun. Buahnya lembut, juicy, dengan  berdiameter buah beragam. Ada yang berukuran 2,5 cm, dan pada beberapa varietas lain ukuran buah bisa mencapai 6,25 cm.

Sebagai tanaman budidaya, widara dimanfaatkan buahnya untuk konsumsi. Buah matang pada waktu yang berbeda bahkan pada satu pohon. Awalnya, buah-buahan berwarna hijau, lalu seiring waktu ketika sudah mulai matang, buah akan menjadi kuning. Buah yang sepenuhnya akan berwarna merah, lembut, berair dengan kulit keriput dan memiliki aroma yang enak.

Untuk tekstur dagingnya mirip dengan buah apel dan cenderung renyah. Sedangkan buah yang terlalu matang akan berkerut, dan dagingnya mirip spons. Di dalam buah ada biji tunggal yang  sifatnya keras, berbentuk oval dengan panjang 6mm.

Ekologi Tanaman Buah Bidara

Ziziphus mauritiana adalah pohon yang bisa hidup di suhu ekstrim. Pohon ini tumbuh sebagai tanaman budidaya maupun sebagai tumbuhan liar. Di Fiji, pohon ini bisa hidup dengan baik di sepanjang pinggir jalan maupun di lahan pertanian.

Lingkungan tumbuhnya bisa di dekat permukaan laut bahkan bisa ditempat dengan ketinggian sekitar 600 m. Tanaman buah ini juga tumbuh dengan baik di tanah laterit, tanah hitam dengan drainase yang baik, atau tanah berpasir, kerikil, dan di tanah aluvial kering.

Jadi, pohon buah yang rasanya manis dan asam ini  bisa tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah tropis dan sub-tropis di mana curah hujan tahunan rata-rata berada di kisaran 470-1200mm. Pohon ini memiliki toleransi yang tinggi terhadap kesediaan air dan kondisi kering.

Selain di Indonesia, pohon ini ditemukan pula di Cina dan India dimana pohon-pohon liar ditemukan. Bidara bahkan tumbuh dan berkembang di tanah alkali dengan pH setinggi 9,2. Namun, di tanah lempung dengan pH netral atau sedikit basa juga dianggap optimal untuk pertumbuhan pohon bidara.

Perkembangbiakan Pohon Bidara

Beberapa varietas widara memiliki kondisi dimana bunga mekar di pagi hari, sedangkan yang lain pada siang hari. Bunganya bersifat protandrous. Oleh karena itu, set buah tergantung pada penyerbukan silang yang dibantu oleh serangga yang tertarik oleh aroma dan nektarnya.

Serbuk sari jujube India atau widara ini sifatnya tebal dan berat. Jadi penyerbukannya tidak dibantu oleh udara tetapi dibantu oleh serangga, terutama lebah madu. Bunga ini kadang juga dibantu penyerbukannya oleh semut karena varietas ini tidak melakukan penyerbukan sendiri.

Untuk perkembangabiakan pohon widara bisa dilakukan melalui berbagai upaya budidaya dengan pembuatan bibit widara vegetatif. Namun di alam liar, pohon ini bisa berkembangbiak melalui bijinya.

Biji bisa ditabur di tanah dan tumbuh. Selain itu, penyebaran biji juga bisa dibantu oleh burung, binatang ternak, dan bintang-binatang liar. Manusia juag bisa membantu pembibitan ini meksi tak sengaja. Misalnya saat mereka memakan buahnya dan meninggalkan bijinya di tanah. Biji tersebut lalu bisa tumbuh menjadi pohon seiring berjalannya waktu.

Sifat biji bidara bisa bertahan lama, yaitu dapat tetap hidup selama 2 ½ tahun. Akan tetapi pada kondisi ini tingkat perkecambahan menurun seiring bertambahnya usia biji. Jika ditanam, maka biji bisa menghasilkan pohon bidara meski varietasnya tak menentu jenis dan kualitasnya karena adanya penyerbukan silang.

Syarat Tumbuh Tanaman Bidara

Ziziphus mauritiana atau pohon jujube atau widara adalah salah satu jenis pohon yang diyakini berasal dari Cina. Meski bisa tumbuh di daerah kering, namun tanaman ini bisa jadi tanaman budidaya yang bernilai tinggi jika syarat tumbuhnya yang terpenuhi.

Pohon bidara dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian hingga sekitar 1000 meter di atas permukaan laut yang memiliki curah hujan serendah 300-400 mm per tahun. Kondisi lain yang menentukan ialah adanya suhu maksimum 37-48 ° C dan suhu minimum 7-13 ° C.

Pedoman Awal Pemeliharaan dan Budidaya Pohon Bidara

pedoman-budidaya-pohon-bibit-bida

Perbanyakan bibit bidara dapat dilakukan melalui benih maupun secara vegetatif seperti cara mencangkok, dan okulasi.  Jarak tanam yang dapat dianjurkan untuk menanam pohon ini adalah sekitar 5-9m. Dengan demikian pohon bisa tumbuh dengan baik.

Pohon Bidara yang sudah tumbuh dengan baik dan memiliki cabang-cabang maka bisa dilakukan pemangkasan. Langkah ini untuk mendapatkan 4 atau 5 cabang pendukung yang terlihat bagus untuk tanaman budidaya ini.

Untuk pohon dari bibit bidara vegetatif bisa berbuah lebih cepat dibandingkan pohon bibit bidara berasal dari biji. Jika dirawat dengan baik, maka tanaman ini bisa berbuah pada tahun keempat. Pohon bidara akan mengeluarkan bunga dari tunas baru, dan harus dipangkas untuk memastikan bahwa tunas ini memiliki kesuburan yang cukup untuk menghasilkan buah yang baik pula.

Juga jangan lupa melakukan pemupukan dengan pupuk kandang setelah pertumbuhan vegetatif berlangsung. Selain itu, penting pula memberikan pupuk nitrogen sebagai pupuk tambahan pada saat pembentukan buah.

Meskipun tanaman ini bisa tumbuh di daerah kering, namun untuk tujuan budidaya yang diharapkan akan memberikan banyak buah berlimpah, maka diusahakan tanaman tidak mengalami kekurangan air. Perhatikan pula keberadaan gulma atau tumbuhan liar di sekitarnya. Area tanam harus selalu bersih dari gulma yang mengganggu penyerapan nutrisi tanah dan pertumbuhan tanaman.

Jenis dari Tanaman Bidara

jenis-tanaman-bidara-e15466109496

Secara umum, ada 3 jenis tanaman bidara yang umum anda temui. Semuanya dibedakan atas ciri dan karakter pohon dan buah masing-masing. Buah dan pohon ini juga dibedakan berdasarkan atas lingkungan hidupnya. Masing-masing memiliki karakter tersendiri. Karenanya khusus untuk budidaya, maka harus dipilih varietas terbaik yang sesuai dengan lingkungan dimana lokasi budidaya akan dilakukan.

1. Ziziphus spian Christi dari Arab

bidara-arab-e1546609297504

Pohon bidara ini disebut juga dengan bidara Arab karena asalnya dari negara Arab. Nama lainnya ialah Christ’s Thom jujube. Pohon berbuah manis dan asam ini tumbuh dengan baik di daerah tropis dan Asia barat. Pohon ini juga tumbuh di negara Israel khususnya di lembah-lembah hingga ketinggian lokasi 500m.

Buah Ziziphus spian Christi bisa dikonsumsi dan jadi sumber gizi dan vitamin yang baik untuk tubuh. sedangkan bunganya menjadi sumber madu di Eritrea dan Yaman dimana lebah akan hinggap dan menghisap nektar karena aroma bunga yang harum. Hal ini juga membantu penyerbukan bunga bidara.

Untuk daunnya sendiri banyak pula dipakai untuk kepentingan ruqyah hingga bahan pembuatan sabun. Jadi, hampir semua bagian dari pohon ini bisa bermanfaat bagi manusia maupun hewan lain.

2. Ziziphus Mauritiana di Daerah Pantai

bidara-pantai

Jenis bidara selanjutnya ialah bidara laut yang tumbuh dan berkembang dengan baik di kawasan pantai atau pinggiran laut. Karakter buah ini ialah rasanya yang asam dan warna buah kuning. Sedangkan untuk ciri pohon dan batang dilingkupi dengan duri. Bedanya, duri bidara laut ini lebih besar dibandingkan duri bidara Arab.

Tanaman ini ditemukan dengan liar di hutan-hutan pinggir pantai karena lingkungan tanah berpasirnya sesuai dengan syarat hidup tanaman bidara. Dengan batang pohon kecil dan kayu yang keras, terdapat pula cabang-cabang yang bengkok dan menyebar. Sedangkan rantingnya memiliki rambut pendek. Masyarakat pantai memakai buah ini selain untuk konsumsi juga untuk mengobati mabuk laut.

Untuk ciri daunnya ialah cenderung berbentuk oval tanpa gerigi di pinggirnya. Panjang daun bisa mencapai 29 cm dan lebar 2 cm.

3. Zizyphus jujube atau Widara China

bidara-china

Buah yang satu ini banyak memiliki nama lain, diantaranya ialah: kurma cina, kurma merah, kurma korea, dan kurma india. Tanaman yang termasuk pada keluarga Rhamnaceae ini selain untuk tanaman budidaya juga jadi pohon perindang.

Warna dan rasa buah dari pohonnya mirip apel segar dengan bentuk buah cenderung oval. Ciri buah ini kalau sudah matang ialah berwarna cokelat sampai keunguan dan keriput. Karena hal inilah maka buah ini mendapat julukan sebagai kurma kecil. Bijinya keras mirip biji tanaman zaitun.

Khasiat Daun Bidara Bagi Manusia

Pohon bidara adalah jenis pohon yang mudah tumbuh di negara-negara tropis dan di Asia barat. Selain sebagai perindang rumah, pohon ini ternyata juga memiliki beragam manfaat. Mulai dari buah, daun, batang dan kulit kayunya, pohon bidara sangat dibutuhkan manusia.

Khasiat Postif dari Buah Bidara

Ada beragam cara untuk mengkonsumsi buah bidara. Selain untuk mendapatkan manfaat bagi kesehatan, buah ini juga dikonsumsi karena rasanya yang lezat. Beberapa jenis bidara memberikan rasa yang manis. Sedangkan yang lainnya memiliki rasa asam.

Buah bidara ini sama seperti buah lainnya. Untuk memakannya anda bisa memotong buah untuk memisahkan daging buah dengan kulitnya. Sebagai alterntaif, anda bisa pula memakan kulitnya. Untuk memperkaya cita rasa, terutama jika rasanya asam, ada yang menambahkan garam ketika memakan buah ini.

1. Manfaat Buah Bidara

Utamanya pada buahnya, ada beragam manfaat yang diberikan. Di dalam buah kaya akan mineral dan vitamin sehingga baik untuk berbagai organ tubuh, sistem peredaran darah dan kulit. Buah ini juga dikenal sebagai makanan suplemen pencegahan terhadap berbagai penyakit. Beberapa manfaat buah bidara ini ialah :

Manfaat lainnya

2. Khasiat Daun Bidara Bagi Manusia

Budidaya pohon dan tanaman bidara banyak ditemukan bukan hanya untuk dimakan buahnya. Akan tetapi banyak pula yang ingin memanfaatkan daunnya. Beberapa Khasiat Daun Bidara bagi manusia ialah :

Khasiat Daun Bidara Lainnya

Daun ini akan membusa jika remas dengan air. Manfaat dari bagian tanaman ini ialah untuk memandikan orang yang sakit demam. Dengan berbagai kandungan di dalamnya, maka khasiat daun bidara ini juga bisa membantu menurunkan demam.

Tidak hanya digunakan untuk obat, daun tanaman ini juga bisa digunakan sebagai pakan ternak. Di beberapa negara seperti India dan Afrika Utara, daun ini banyak digunakan untuk memberi makan unta, lembu, kambing dan domba.

3. Khasiat Daun Bidara, buah Bidara dan Pohon Bidara Secara Umum

Buah bidara memang dikenal sebagai salah satu buah yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun ternyata bukan hanya buahnya saja yang kaya manfaat. Setiap bagian dari tanaman ini juga memberikan manfaat tersendiri. Karena hal inilah, penanaman bibit widara banyak dilakukan dan menjadi budidaya di banyak negara termasuk di Indonesia. Yang paling banyak dikenal orang adalah khasiat daun bidara sebagai penangkal sihir maupun khasiat daun bidara untuk penyembuhan lainnya.

Mulai dari daun, batang, bahkan akarnya, pohon ini dibutuhkan oleh manusia. Beberapa manfaat dan khasiatnya ialah :

Bagaimana Mendapatkan Manfaatnya?

Untuk mendapatkan berbagai manfaatnya, bagian dari tanaman buah di atas juga bisa diracik dengan herbal lainnya. Dengan demikian maka akan didapatkan buah yang memberikan manfaat  bagi kesehatan manusia.

Buah ini memiliki beberapa manfaat kesehatan yang dikenal manusia selama berabad-abad yang lalu. Bahkan hingga sekarang, tanaman widara menjadi salah satu tanaman budidaya yang khusus dibudidaya untuk pengobatan.

Di banyak daerah, daun-daun widara ini juga dijadikan sayur dan untuk dikonsumsi. Sedangkan daun yang tua digunakan untuk pakan ternak. Sementara rebusan airnya dipakai sebagai jamu. Inilah manfaat kompleks dari tanaman ini.

4. Khasiat Daun Bidara, Buah Bidara dan Pohon Bidara Selain Sebagai Obat

Obat-obatan herbal dan tradisional ini bisa sebagai obat dalam dengan diminum. Khasiat daun bidara juga cukup dikenal sebagai obat luar untuk penyembuhan luka. Bukan hanya di Indonesia, di negara lainnya, kulit kayu dan tanaman widara pada umumnya dipakai sebagai obat herbal. Malaysia adalah contohnya.

Selain khasiat daun bidara sebagai obat, kayu widara juga berguna untuk pembuatan perkakas. Kayu ini memiliki ciri khas berwarna merah dan teksturnya halus serta keras. Kayu ini bisa tahan lama sehingga dibuat jadi berbagai peralatan. Contohnya ialah sebagai gagang kapak, gagang pisau dan pahat serta perkakas tukang kayu lain.

Bukan hanya berwarna merah, ada pula kayu widara yang memiliki warna lain. Warna ini bervariasi berdasarkan varietasnya. Ada kayu widara berwarna kuning kecoklatan hingga ceklat gelap. Dengan keistimewaan kayu di atas, maka kayu widara juga dipakai untuk konstruksi, pembuatan furniture dan juga sebagai kayu lapis.

Efek Negatif Buah Widara Bagi Manusia - Hampir tidak ada

Meskipun penelitian tentang efek kesehatan tanaman dalam genus Ziziphus masih terbatas, namun terbukti secara tradisional bawa buah ini menawarkan manfaat bagi kesehatan.  Semua manfaat bisa didapatkan jika dalam konsumsi yang tidak berlebihan. Sebaliknya, dalam konsumsi yang berlebihan, buah bidara justru akan menimbulkan efek buruk.

Secara umum, buah bidara tidak memiliki efek samping dan dapat dikonsumsi dalam jumlah sewajarnya oleh siapa saja. Namun dengan catatan orang tersebut tidak memiliki komplikasi kesehatan maka buah bidara aman dikonsumsi. Khusus bagi mereka yang menjalani perawatan atau pengobatan penyakit maka harus berkonsultasi dengan dokter sebelum makan buah yang lezat ini secara teratur.

Saat ini buah bidara juga banyak yang dimakan dalam bentuk suplemen. Perlu diingat bahwa suplemen belum semua diuji keamanannya.  Dalam beberapa kasus, produk dapat memberikan dosis yang berbeda dari jumlah yang ditentukan untuk setiap ramuan.

Dalam kasus lain, produk mungkin terkontaminasi dengan zat berbahaya seperti logam. Lihat pula, keamanan suplemen pada wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan mereka dengan kondisi medis tertentu. Konsultasi dengan dokter akan membantu memutuskan apakah aman untuk mengkonsumsinya atau tidak.

Kandungan dalam Buah Bidara

kandungan-buah-bidara

Semua manfaat buah dan daun bidara di atas tak lepas dari berbagai zat dan senyawa di dalamnya. Beragam manfaat di atas sudah diektahui oleh masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Namun untuk kandungan di dalamnya sendiri masih sedikit orang yang tahu. Beberapa kandungan buah bidara ini ialah :

Kandungan Lainnya

Budidaya Bidara/Widara

Cara Memilih Bibit Unggul

bibit-bidara-unggulSeperti yang telah disebutkan di atas bahwa tanaman widara ini bisa ditaman dengan penyebaran biji buah. Namun kelemahannya ialah waktu tanaman bisa menghasilkan buah bisa sangat lama. Karena hal itulah, banyak pembudidaya yang membuat bibit bidara vegetatif untuk penanaman buah ini. Namun sambil menunggu berbuah daunnya bisa anda manfaatkan, karena khasiat daun bidara tak kalah dengan buahnya.

Maka dari itu, jika ingin menanam tanaman ini, ketahui dulu bagaimana cara mendapatkan bibit bidara yang unggul. Pembuatan bibit bidara ini bisa dengan metode okulasi atau metode vegetatif lainnya yang akan menguntungkan pembudidaya. Berbagai keuntungannya diantaranya ialah : mampu menghasilkan buah yang lebih cepat dan juga memiliki varietas unggulan sesuai dengan induk  dari bibit bidara.

Baik penanaman pohon di lahan atau di dalam pot yang disebut tabulampot, maka bisa mengaplikasikan beberapa tips berikut ini. Cara ini bertujuan untuk mendapatkan bibit unggul dan memperoleh hasil panen buah yang baik.

Mencari toko bibit daun bidara terbaik

Pekerjaan ini bukanlah perkara mudah.  Karena baik di online maupun offline banyak ditemui penjual bibit. Namun sebagai tipsnya, harus memilih yang terbaik.

Toko bibit haruslah sudah dikenal sebagai pemasok bibit tanaman buah yang berkualitas. Dengan adanya nama dan juga kredibilitas ini maka bisa dijamin bahwa hasil bibit yang diberikan akan sesuai dengan permintaan. Jika memungkinkan, anda bisa mengunjungi website www.rumahtanaman.com untuk mencari bibit tanaman ini.

Toko bibit yang baik juga akan memberikan konsultasi dan juga tips perawatan tanaman. Apalagi bagi yang pemula, maka tips tersebut sangat penting untuk memulai budidaya widara yang sukses dan menghasilkan buah berlimpah.

Pastikan kebenaran varietas bibit

Masing-masing bibit bidara memiliki keunikan dan juga keunggulan masing-masing.  Karena hal itulah, wajib untuk memastikan varietas bibit yang akan dibeli. Varietas ini juga penting untuk memastikan bahwa tanaman tersebut bisa tumbuh di tanah maupun media tanam ynag dimiliki.

Sekali lagi, membeli bibit di toko bibit terbaik adalah kuncinya. Di toko inilah akan ada berbagai jenis bibit yang lengkap. Anda bisa memilihnya tanpa harus jauh-jauh datang ke toko karena toko bibit terbaik akan menyediakan cara pembelian bibit yang mudah dan praktis.

Bibit vegetatif bisa jadi pilihan

Meskipun ada pula yang menjual biji tanaman ini untuk dijadikan bibit, namun agar lebih cepat berbuah, maka pilihlah yang dari pembibitan vegetatif. Berikut ini kelebihannya :

Pilih Bibit Widara yang Sehat

Kondisi bibit tanaman, termasuk widara ini sangat penting. Perhatikan kondisinya dan pastikan sehat tanpa penyakit atau hama. Cirinya ialah :

Itulah beberapa cara memilih bibit unggul untuk tanaman widara yang populer di Indonesia. Meskipun bukan untuk tujuan membuat perkebunan, namun mengetahui cara pemilihan bibit tersebut penting untuk memastikan bibit tidak beresiko mati.

Bibit yang kurang unggul memiliki resiko kematian yang lebih besar. Kualitasnya juga akan berkurang dan kemungkinan kecil buah akan berbuah banyak. Dengan memilih bibit terbaik, tanaman bidara ini bisa memberikan manfaat baik dari buah, batang, daun hingga akarnya.

Bibit Daun Bidara Siap Tanam

bibit-daun-bidara

Bibit dari tanaman Widara ini memiliki karakteristik tertentu. Khususnya bagi bibit yang sudah siap diaplikasikan di media tanam. Inilah karakteristik bibit tersebut, khususnya bagi penyemaian bibit di polybag berdiameter 25 cm :

Berbeda ukuran polybag, maka syarat bibit pun juga berbeda. Khusus untuk polybag berukuran 35 cm, maka syarat bibit unggul yang ideal adalah :

Bibit tersebut sudah mulai tumbuh bisa diaplikasikan untuk ditanam di media yang ada. Bibit ini ideal untuk budidaya perkebunan, dan juga untuk di tanam di depan rumah atau halaman. Ada pula cara penanaman yang dilakukan, yaitu dengan tabulampot.

Cara Membudidayakan Pohon Bidara

cara-membudidayakan-bidara

Trik menanam bibit bidara ini perlu diketahui khususnya bagi yang ingin belajar menanamnya. Baik untuk budidaya atau tanaman perindang, tips menanam pohon ini sangat penting. Mulai dari pemilihan bibit sampai perawatannya, semuanya tahap butuh perlakuan khusus. Bagi yang mau belajar, berikut ini adalah beberapa cara budidaya tanaman widara yang benar :

1. Cara menanam dari biji

Pada bagian atas sudah dijelaskan bahwa penanaman bibit untuk pohon widara ini bisa melalui biji ataupun dengan cara vegetatif. Khusus untuk biji, ada cara khusus yang bisa diterapkan.

Cara budidaya tanaman widara melalui biji buah ini lebih sulit dan butuh proses lebih lama. Karena hal inilah, maka pembibitan dengan cara vegetative banyak dipilih untuk memperoleh buah widara yang lebih cepat tumbuh.

2. Pembibitan Buah Widara Melalui Vegetatif

Cara vegetative bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan cara penempelan atau penyambungan. Benih yang sudah disemai maka selanjutnya harus ditanam di jarak tanam 5 sampai 9 meter. Untuk pertumbuhan maksimal, maka lakukan penyiraman dengan rutin guna menjaga kelembaban tanah.

Hal lain yang tak boleh diperhatikan ialah dengan mengikatkan bibit bidara pada tonggak. Tujuannya ialah agar tanaman bisa tumbuh tegak. Jika sudah mulai tumbuh, maka pemangkasan adalah proses yang tak boleh dilupakan. Karena untuk hasil widara yang melimpah, dibutuhkan 4 hingga 5 cabang yang sempurna.

Kelebihan dari cara pembibitan yang vegetatif ialah pohon bisa berbuah lebih cepat. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk berbuah. Selanjutnya produksi buah akan lebih banyak pada tahun ke 4.

3. Penanganan Penyakit dan Masalah Pada Budidaya Pohon Widara

Hampir sama dengan masalah budidaya tanaman dan buah lainnya. Masalah yang dihadapi oleh tanaman dan bibit widara ialah hama yang menyebabkan akar busuk. Masalah ini sangat sulit ditangani. Meskipun demikian, pemakaian insektisida bisa jadi solusinya.

Jika mendapati hama dan penyakit ini, maka jangan menanam kembali tanaman pada tempat yang sama. Hal ini karena kemungkinan penyakit akan membuat masalah pada tanaman lainnya. Bahkan tanaman baru yang ditanam di tempat tersebut bisa beresiko mati. Pasalnya, hama  dari busuk akar ini menyebabkan masalah pada pertumbuhan akar. Akhirnya bisa menyebabkan semak di bawah pohon dewasa.

4. Panen dan Pasca Panen Buah Bidara

Meskipun ada dalam satu pohon yang sama, namun buah widara tidak bisa matang secara bersamaan. Bahkan panen bisa dilakukan hingag 4 kali atau lebih. Hal ini dikarenakan, buah yang dipanen harus buah yang benar-benar matang.

Jika buah yang dipanen masih mentah, maka akan lebih cepat busuk. Namun jangan pula memanen buah saat sudah terlalu matang. Kondisi ini bisa membuat buah jadi tidak menarik lagi teksturnya karena akan berkerut.

©RumahTanaman.com
CS: 0812-2000-4102
chat
whatsappphone