Jual bibit tanaman buah terlengkap & bergaransi, TABULAMPOT, Pupuk & Media Tanam

Tabulampot atau tanaman buah dalam pot merupakan solusi revolusioner bagi para penghobi budidaya tanaman. Seringkali saat kita ingin membudidayakan tanaman, terutama tanaman yang menghasilkan buah-buahan, namun terkendala oleh sempitnya lahan. Jika itu masalahnya maka solusinya adalah budidaya menggunakan metode tabulampot. Tabulampot sendiri sebetulnya mulai dikembangkan pada era 70-an, akan tetapi mulai booming dan dijual secara online sekitar tahun 2000-an.

 

Tanaman Buah Yang Cocok Untuk Tabulampot

Perlu diketahui bahwa tidak semua tanaman yang menghasilkan buah atau kacang-kacangan bisa dibudidayakan dalam pot, contohnya kelapa dan pete.

Berikut ini 3 jenis tanaman yang populer dibudidayakan dalam pot:

1. Tabulampot Jambu Air

 

Jambu air merupakan tanaman buah tropis yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Jambu air banyak ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Selama ini tanaman buah ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan rumah dan hanya untuk kebutuhan konsumsi keluarga.

Buah Jambu air selain manis dan menyegarkan, juga memiliki keragaman dalam warna dan penampilannya. Jambu air merupakan buah yang cukup disukai sebagian besar orang karena kandungan airnya yang tinggi dan juga rasanya yang manis. Bentuk buah jambu air pada umumnya menyerupai bentuk lonceng dan di bagian ujungnya terdapat mahkota atau kelopak buah. Daging buahnya berwarna putih mengandung banyak air dan permukaan bagian dalamnya seperti busa.

Tanaman buah jambu air sangat baik untuk dibudidayakan dengan cara tabulampot. Menanam jambu air dengan cara tabulampot sangat cocok bagi Anda yang hobby menanam namun terkendala dengan keterbatasan lahan. Selain itu cocok juga bagi anda yang masih awam tentang dunia pertanian karena jambu air tetap dapat berbuah walaupun tanpa perawatan khusus.

Dengan melakukan metode perawatan yang  benar, biasanya jambu air akan berbuah hingga 2 kali dalam setahun.

2. Tabulampot Kelengkeng

 

Kelengkeng sangat pas dan cocok bagi para pecinta/penghobi tanaman buah yang sangat sibuk, hal ini karena proses perawatan buah kelengkeng bisa dibilang sederhana. Bisa dibilang kelengkeng cocok dan pas ditanam di dalam pot (tabulampot kelengkeng).

Selain bisa dikembangkan dalam pot, kelengkeng pun cukup adaptif ditanam di daerah dengan ketinggian rendah ataupun tinggi, selain itu kelengkeng sanggup berbuah tanpa dibantu perangsang (booster), meski begitu kelengkeng memerlukan perawatan yang cukup intensif dan sedikit telaten agar tetap berbuah.

Kunci utama dalam budidaya tabulampot kelengkeng adalah dengan cara menyiapkan media tanam yang terbaik sehingga membuat pertumbuhan tanaman menjadi optimal. Sebaiknya media yang dipilih adalah media yang sangat kaya akan unsur hara.

3. Tabulampot Mangga

 

Mangga merupakan salah satu jenis tanaman berbuah yang umumnya ditanam memakai teknik tabulampot. Tabulampot mangga sendiri populer dan banyak dijumpai sebab meskipun ditanam di dalam pot, buah yang dihasilkan dengan teknik ini rasa dagingnya tetap manis dan lezat.

Budidaya tabulampot mangga ini cukup sederhana, mudah dan tidak terlalu membutuhkan banyak biaya. Sebab pohon mangga tetap tumbuh meski hanya disiram saja. Tanaman mangga sendiri bisa hidup hingga berusia 60 tahun. Beberapa jenis mangga yang umumnya dijadikan tabulampot adalah varieatas chokanan, okyong, namdokmai, indramayu, manalagi, irwin, kiojay dan harum manis.

Manfaat Tabulampot

 

Ada beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh jika budidaya tanaman buah menggunakan pot (tabulampot tanaman buah) diantaranya:

Menjadi tanaman hias

Tanaman buah selalu nampak begitu estetik dan punya keindahan, mulai dari segi warna hingga bentuknya, sehingga cocok sekali dipergunakan untuk mempercantik teras halaman atau penghias interior dalam gedung dan rumah.

Bisa kita pindah tempatkan

Akar tanaman yang tumbuh di dalam pot bukan di dalam tanah lahan/kebun cukup memudahkan untuk dipindah-pindah dengan cara kita angkat dan geser saja.
Masa panen dan berbuah dapat dengan mudah diatur . Tabulampot bisa diberi “perlakuan khusus” sehingga intensitas panen jadi meningkat dan lebih cepat, bahkan jika tahu caranya dalam setahun tabulampot bisa berbuah lebih dari sekali.
Sebagai penyaring udara. Jika dirumah kita banyak debu atau ada yang merokok maka tempatkan saja tabulampot didalam rumah agar tanaman tersebut menyaring debu sekaligus menghasilkan oksigen. Tapi keluarkan tabulampot sesekali agar terkena sinar matahari.

Menyejukkan udara

Tinggal di kota seperti Jakarta suhu udaranya sangat panas, oleh karenanya manfaatkanlah tabulampot. Meski lahan/teras depan rumah kita sempit namun jika terdapat banyak tanaman buah, maka bisa dipastikan suhu disekitar rumah akan jadi sejuk dan udara jadi bersih.

Menghasilkan buah nikmat

Setiap pohon buah pasti akan menghasilkan buah-buahan, meski ditanam dalam pot jika kita thau cara budidayanya serta telaten dalam merawatnya maka masa panen itu akan cepat datang, buah yang kita tanam sendiri jauh lebih terasa nikmat karena hasil kerja keras dan kesabaran menunggu.

Refreshing atau melepas penat

Sebuah study di Amerika menjelaskan bahwa menanam tanaman atau melihat tanaman hijau mampu mengurangi kadar stress, oleh karenanya jika kita memiliki tabulampot didepan rumah maka sangat bagus bagi kesehatan mental kita, apalagi ketika selepas pulang kerja serta bermacet-macetan.

Peluang tambahan penghasilan

Buah-buahan yang dihasilkan tabulampot tak kalah kualitasnya dengan yang dijual di swalayan, oleh karena itu jika kita pandai melihat peluang, buah-buah tersebut bisa dijual ke tetangga atau teman-teman kita. Bahkan bisa jual tabulampotnya sekalian, kita beli bibit asalnya murah lalu setelah tanaman berbuah bisa kita jual tabulampot tersebut dengan harga yang jauh lebih mahal.

Tips dan Trik Tabulampot Cepat Berbuah

Sebagai pecinta tanaman buah tentu pohon yang kita budidayakan ingin cepat berbuah, namun jika kita jeli dan perhatikan ternyata banyak yang membuat tabulampot tapi tak kunjung berbuah malahan yang ada daunnya saja yang subur dan rimbun. Untuk mencegah hal tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang mesti diperhatikan supaya tabulampot lebih cepat berbuah :

a. Pastikan tanaman sesuai dengan cuaca dan iklim daerah setempat

Jangan sampai kita membuat tabulampot yang sebetulnya cocoknya di area dataran tinggi namun kita tanam di area dataran rendah dan sebaliknya. Hal ini penting karena terkadang ada tanaman yang hanya cocok dan bisa berbuah jika ditanam di tempat dengan ketinggian tertentu.

b. Bibit jelas varietas dan asal-usulnya

Jika kita memutuskan membeli bibit buah yang akan ditanam di pot maka pastikan penjualnya terpercaya dan jelas varietas indukannya. Sangat dianjurkan membeli bibit produk kami seperti www.rumahtanaman.com. Karena rumahtanaman memberi jaminan bibit yang dijual berkualitas dan asli. Jika kita mulai budidaya menggunakan teknik tabulampot dengan asal usul bibit yang jelas maka bisa meminimalisir tabulampot tidak berbuah.

c. Bibit telah cukup umur

Tabulampot akan cepat berbuah ketika umur bibit sudah cukup ideal dan pas. Usia bibit ideal adalah 4-6 bulan sebelum bibit kita pindahkan ke dalam pot, pastikan pula bibit hasil okulasi dan cangkokan dari induknya bukan generatif.

d. Media tanam yang digunakan pastikan gembur dan subur

Media tanam terbaik yang memenuhi syarat gembur adalah campuran tanah, pupuk kandang, kompos, dan bahan lainnya. Agar media tanam tetap subur mesti kita ganti tiap tahun dengan teknik pindah pot.

e. Pupuk seimbang dan nutrisi

Kebutuhan nutrisi dalam tabulampot mesti cukup. Untuk itu, butuh pemupukan secara rutin. Pemberian pupuk organik lebih disarankan. Lakukan pemupukan secara organik (pupuk kandang/kompos) sebulan sekali.

f. Cukup mendapat sinar matahari

Tanaman buah membutuhkan sinar matahari untuk mempercepat proses fotosintesis. Meski tanaman buah bisa disimpan didalam rumah untuk penyaring udara tetapi sesekali harus dipindahkan keluar agar mendapat sinar matahari.

g. Pengendalian hama dan penyakit

Banyak jenis hama serta penyakit yang menyerang tanaman buah. Karenanya, perlu perawatan sedikit intensif supaya tanaman terhindar dari serangan penyakit dan hama agar tabulampot lebih cepat berbuah.

h. Melakukan pemangkasan tanaman

Pemangkasan disarankan pada tangkai dan daun-daun yang sudah tua. Tambulapot akan lebih berkualitas dan cepat berbuah jika kita pangkas secara teratur, jangan biarkan tanaman terlalu tinggi, supaya tidak sulit merawatnya.

Bagian 1 : Pengantar

Siapa yang tidak kenal buah plum atau di kenal juga dengan buah prem? Buah yang manis dan segar ini  selain digemari karena cita rasanya, ternyata manfaat buah plum juga baik untuk kesehatan. Namun harganya yang cukup mahal dan keberadaanya yang hanya bisa didapat di supermarket besar membuat buah ini lebih banyak dikonsumsi kalangan menengah ke atas. Budidaya Buah Plum di Indonesia sepertinya akan menjadi bisnis yang menjanjikan, mengingat belum banyak yang melakukannya dan begitu besar kebutuhannya di pasar.

kandungan-gizi-buah-plum

Buah plum atau prem termasuk buah yang indah dan berair yang termasuk botanikal bagi keluarga Rosaceae. Prem adalah salah satu dari sedikit buah yang hadir dalam banyak sekali warna. Tanaman budidaya ini banyak ditanam di seluruh dunia, terutama di Cina, Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Bukan hanya dimakan dalam keadaan segar, namun buah ini juga banyak diolah. Prem kering adalah salah satunya. Setidaknya, ada sekitar 2.000 jenis prem/plum yang ada di dunia dimana 100 varietas di antaranya ditemukan di Amerika Serikat.

Karakteristik Buah Plum

sipat-dari-pohon-plum-e1546506188997

Ukuran rata-rata buah plum bisa dikatakan sedang, yaitu diameter buah antara 2 dan 7 cm. Bentuknya bulat atau oval. Sementara daging buah bersifat sedikit keras namun berair. Jika diraba, permukaan kulit buah halus dan mulus karena terdapat lapisan lilin alami yang melekat padanya. Karakter lain buah ini ialah adanya biji buah yang dikelilingi oleh daging buah. Ukuran biji relatif kecil yang kemudian hari bisa dijadikan sebagai bibit plum untuk ditanam.

Budidaya Buah Plum di Indonesia

Kabar baiknya ternyata budidaya buah plum sudah bisa dilakukan di Indonesia. Terutama jenis buah plum Australia, atau lebih sering disebut buah Plum Aussie.  Karena asal mulanya bukan dari iklim tropis, maka ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam budidaya plum, terutama di masa-masa awal penanaman.

Bibit buah Plum yang sesuai dengan iklim Indonesia silahkan Klik di sini. 

Anda bisa mendapatkan bibit buah plum varietas Aussie warna ungu kecoklatan berbagai ukuran dan umur.

Dapatkan juga bibit buah import unggul lainnya yang sudah terbukti berbuah di Indonesia, klik disini

Febriarso Wibowo, seorang pem budidaya buah plum asal Semarang, menyarankan agar memperhatikan masalah pecahayaan. Menurutnya,  cahaya matahari yang diterima tanaman plum sebaiknya hanya 70% dari sinar matahari yang ada. Usahakan tanaman jangan terpapar sinar matahari langsung. Jadi, perlu dibuat semacam penyaring atau pelindung. "Daun plum tidak kuat dengan sinar matahari penuh saat berfotosintesa," ujar Pria yang akrab disapa Febri ini. Untuk itu perlu ditanam pohon pengayom atau pohon inang di dekat tanaman plum.

Bagi yang ingin menanam di halaman rumah, usahakan di tempatkan di area yang tidak terlalu banyak terkena matahari. Namun juga jangan terlalu terlindung, karena pohon plum tetap butuh sinar matahari untuk fotosintesis, hanya saja daunnya tidak kuat jika terkena sinar matahari terik secara langsung terus menerus.

Perbanyakan Bibit Buah Plum

Perbanyakan buah plum bisa dengan generatif maupun vegetatif. Jika ingin cepat berbuah maka disarankan untuk menggunakan bibit hasil pembiakan vegetatif, yang paling umum adalah hasil cangkok.  "Enam bulan sampai setahun sudah bisa berbuah, kalau generatif dua tiga tahun baru buah," kata Denny, seorang pem budidaya buah Plum asal Bogor.

Alhasil buah Plum menjadi komoditi tersendiri yang menjanjikan. Buah yang bergengsi ini tidak hanya bisa dikonsumsi dalam keadaan segar, tapi juga bisa diolah dan dikemas menjadi produk bernilai jual tinggi. Karenanya budidaya buah plum khususnya di Indonesia sepertinya akan menjadi primadona agro bisnis baru.

Tabulampot Buah Plum

Dari sisi penghobi tanaman buah dalam pot, buah ini juga ternyata bisa berbuah di dalam pot. Dengan bentuk buah dan warnanya yang indah, buah yang lebat dan perawatan yang mudah menjadi daya tarik sendiri untuk menanamnya dalam pot. Beberapa jenis buah ini telah di coba di buahkan dalam pot dan cukup berhasil. Bukan hal yang mustahil bahwa budidaya buah plum dalam pot juga bisa merupakan lahan bisnis tersendiri untuk memenuhi kebutuhan penghobi tabulampot.

plum-dalam-pot

Dibagian 4 artikel ini akan di bahas lebih lanjut tentang sifat tanaman atau pohon buah plum, kondisi lingkungan tumbuh ideal nya dan cara budidayanya.  Sebelumnya mari kita bahas dahulu tentang manfaat buah plum bagi tubuh manusia.

Bagian 2 : Manfaat Buah Plum Bagi Tubuh Manusia

manfaat-dan-efek-buruk-plum-bagi-manusia-e1546500296509

1. Manfaat Buah Plum Secara Umum Bagi Tubuh Manusia

Secara umum, manfaat buah plum untuk kesehatan didapatkan dari kandungan di dalamnya. Buah ini mampu menetralisir efek berbahaya dari radikal bebas. Selanjutnya kandungan di dalamnya melindungi manusia dari perkembangan penyakit asma, radang sendi, stroke, jantung dan kanker.

Antioksidan yang ada di dalam buah inilah yang berperan besar pada fungsi tersebut. Selain itu, buah ini juga melindungi tubuh dari radikal bebas yang mempercepat proses penuaan. Antioksidan ini sangat efektif dalam menetralisir radikal bebas yang sifatnya merusak atau destruktif.

Dengan semua kandungan di dalam buahnya, bila dikonsumsi secara tepat porsinya, maka akan mendatangkan manfaat. Salah satu manfaat buah plum yang ngetrend saat ini adalah untuk diet dan kecantikan seperti di informasikan dalam video berikut :

 

A. Kandungan buah Plum yang Berguna untuk Tubuh

B. Manfaat Buah Plum dalam Melawan Penyakit

C. Manfaat Buah Plum dalam Menjaga Kesehatan & Kebugaran

D. Manfaat buah plum bagi kulit

3. Manfaat Buah Plum Bagi Rambut

Bukan hanya untuk organ dalam tubuh, sel, dan juga kulit saja. Manfaat Buah Plum juga untuk mempertahankan folikel rambut, jaringan ikat atau kolagen kulit kepala. Karena hal inilah, konsumsi buah ini bisa membantu agar rambut tetap sehat. Berikut ini beberapa manfaat buah Plum bagi rambut :

2. Namun Waspadai Juga Efek Negatifnya

Terlepas dari manfaat buah Plum, ada juga beberapa efek samping yang bisa timbul. Utamanya bagi yang konsumsi buah berlebihan akan mendatangkan efek buruk bagi tubuh. Beberapa efek samping negatifnya ialah termasuk :

Meskipun buah Plum merupakan salah satu buah yang paling bergizi, anda harus waspada tentang kemungkinan efek sampingnya. Agar tetap sehat dengan konsumsi buah ini, maka aturlah seberapa banyak anda makan. Makan berlebihan akan membuat tubuh mengaami efek buruk di atas.

Bagian 3 : Aneka Varietas Buah Plum

pohon-dan-bibit-plum-yang-bervariasi-e1546500198218

Prem adalah buah dari pohon keluarga Rosaceae. Yang termasuk tanaman dalam keluarga ini ialah pohon almond, pohon persik, espinosa, pohon aprikot dan pohon ceri.

Pada Genus Prunus terdiri dari sekitar 200 spesies. Budidaya buah plum banyak dilakukan di berbagai belahan dunia untuk dimakan buahnya. Anda bisa menyebutnya sebagai tanaman kebun dengan nilai ekonomis yang tinggi. Jadi tidak sekedar pohon hias atau pohon liar, pohon buah prem dan varietasnya bisa jadi pohon perkebunan.

Buah prem dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: buah prem Jepang, dan buah prem Eropa. Masing-masing memiliki karakter pohon dan buah yang berbeda.

Penggolongan buah prem juga lebih bervariasi lagi jika dilihat dari warna buahnya. Buah prem Jepang kemudian dapat dipecah menjadi buah prem merah, buah prem hitam (warna ungu) dan buah prem kuning. Untuk buah prem hitam dan kuning memiliki daging berwarna kuning di bawah kulit buah.

Pohon Buah Plum Eropa

Pohon prem yang paling populer adalah pohon Prem Eropa. Pohon Prem ini tingginya bisa mencapai 10 m. Batangnya lurus dengan karakter kulit kayu coklat gelap. Ciri lainnya ialah :

Inilah salah satu keunikan buah Plum Eropa.

Kategori prem masih digolongkan ke dalam beberapa varietas lagi. Buah prem Eropa ini sudah ada sejak 2000 tahun lalu yang bisa tumbuh di wilayah beriklim dingin. Khusus untuk pohon prem Eropa ada beberapa varietas yang masuk ke dalamnya, yaitu :

Pohon Prem Jepang

Pohon Prem Jepang memiliki nama lain Prunus salicina Lindl. Meskipun namanya prem Jepang, namun sebenarnya tanaman ini asli dari China. Diberi nama “Jepang” karena dulu buah ini banyak dibudidayakan di negera sakura tersebut. Selain sebagai tanaman budidaya, prem Jepang juga ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan. Pohon dan tanaman prem kini bisa dibudidayakan di kawasan tropis atau iklim sedang. Tak heran jika Indonesia sendiri menjadi tempat dimana budi daya buah plum juga bisa dilakukan.

Seperti halnya prem Eropa, prem Jepang juga memiliki beberapa jenis dan varietas. Beberapa diantaranya yang populer di masyarakat ialah :

Beragam jenis pohon prem lainnya

Banyak varietas pohon prem di dunia ini. Pohon-pohon ini  dapat bertahan bahkan di musim dingin yang ekstrim. Faktor utama agar buah ini bisa bertahan hidup ialah :  keberadaan tanah yang lembab dan kelimpahan cahaya.

Varietas pohon buah prem sendiri di dunia sangat besar. Selain jenis prem yang telah disebutkan di atas, masih ada banyak lagi jenis buah dan pohon ini. Beberapa di antaranya yaitu :

Varietas Bibit Buah Plum Yang Direkomendasikan

varietas-bibit-plum-yang-direkomendasikan-e1546505413727

Ada ratusan varietas buah prem di dunia. Dua jenis varietas terbesar dan terbaik untuk menghasilkan buah melimpah ialah varietas Jepang dan Eropa.

Untuk tipe Eropa, cobalah menanam buah prem 'Stanley'. Jenis prem ini tumbuh sangat baik tanpa diperlukan penyerbukan silang. Ciri buah prem ini ialah buahnya yang besar dengan kulit biru gelap dan daging kuning kehijauan. Buah ini selain bisa dimakan segar juga bisa diolah untuk pengalengan.

Untuk tipe Jepang, cobalah varietas ‘Satsuma’. Pohon Buahnya menghasilkan buah prem besar berwarna merah gelap. Jenis ini lezat dimakan saat segar dan untuk pengalengan dengan rasanya yang manis.

Bagian 4 : Cara Budidaya Buah Plum di Indonesia

1. Kondisi Lingkungan Ideal untuk Pertumbuhan

Bagi yang ingin membudidayakan buah prem, maka harus tahu lebih banyak tentang karakter  pohon buah ini serta syarat atau kondisi lingkungan terbaik untuk tumbuh suburnya pohon. Selain itu juga penting untuk memilih jenis bibit buah plum yang sesuai dengan lingkungan yang akan di tanami.

Perbedaan karakter berbagai jenis prem di dunia sebagian besar dipengaruhi oleh iklim dimana jenis tersebut tumbuh. Berita bagusnya beberapa jenis prem sudah bisa di tanam dan tumbuh baik serta berbuah lebat di Indonesia. Yang paling banyak dan terbukti adaptip adalah jenis Plum Aussie atau Plum Australia. Untuk mendapatkan bibit buah plum Aussie silahkan klik tautan ini. 

Pohon prem tumbuh dengan baik di tanah yang subur.  Akan tetapi, pohon ini juga bisa tumbuh dan berkembang di tanah dan lokasi yang cenderung dingin dan basah. Sebagai syarat tumbuhnya, tanah harus lembab untuk pertumbuhan terbaik. Sinar matahari juga penting untuk pertumbuhan optimal pohon prem. Namun di fase awal pertumbuhan perlu ada pohon pelindung untuk menghindari sinar matahari langsung terlalu lama dan terlalu terik, karena daun prem muda tidak begitu kuat dengan sinar matahari terik.

2. Kondisi Lingkukan Untuk Fase Pembuahan

Buah prem bisa tumbuh dengan baik dan menghasilkan bunga serta buah jika ada varietas yang membantu penyerbukan silang (penyerbukan yang terjadi antara tepung sari dari bunga suatu tanaman dan putik dari bunga tanaman lain). Dalam banyak kasus, ketiadaan kondisi ini menjadi alasan mengapa pohon tidak berbuah atau menghasilkan buah yang kurang melimpah.

Hal tersebut dikarenakan serangga dan angin membawa serbuk sari dari satu bunga ke bunga lain. Karena hal itulah, perhatikan keberadaan pohon prem lain. Pepohonan ini harus ditanam cukup berdekatan, dalam jarak tertentu. Dengan demikian, maka terjadinya penyerbukan silang kemungkinan besar bisa terjadi.

3. Pemilihan Bibit Plum Yang Baik

pemilihan-bibit-plum-terbaik-e1546502500240

Pilih Bibit Generatif atau Vegetatif?

Untuk pertumbuhan pohon yang cepat, maka metode cara cangkok banyak dipilih. Pada usia 6 bulan, pohon sudah bisa berbuah. Sedangkan dengan metode generative atau dengan biji, maka harus menunggu usia pohon 2 tahun baru bisa berbuah.

Dengan metode cangkok, maka usia 3 bulan, tunas sudah mulai keluar dan bisa dipindah ke dalam pot atau bisa ditanam di lahan yang disediakan. Jadi, penanaman buah ini cukup fleksibel. Setelah bibit ditanam, maka selanjutnya ialah diberi pupuk dengan rutin untuk menyuburkan tanah dan menutrisi tanaman. Penyiraman pun bisa dilakukan. Karena adanya air membantu pertumbuhan tanaman ini lebih baik lagi.

Dimana bisa Didapat Bibit Vegetatif Pohon Plum?

Bagi yang ingin menanam dengan bibit hasil cangkok, maka ada baiknya mengaplikasikan beberapa tips di bawah ini. Pasalnya, pemilihan bibit buah unggul akan menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil buah terbaik dan melimpah.

4. Ancaman Hama Terhadap Pohon Buah Plum

hama-bibit-plum-kutu-daun

Sebenarnya, pohon buah plum cukup kebal akan hama. Bahkan pohon plum ini bisa tahan akan cuaca dingin yang ekstrim di banyak negara. Di Indonesia sendiri salah satu ancaman terhadap pohon buah plum ini bukanlah suhu, akan tetapi hama.

Jenis hama yang bisa menyerang ialah kutu daun. Untuk membasminya bisa memakai obat alami atau penyemprotan obat kimia yang bisa membasmi hama ini.

5. Perawatan Pohon

Sebagai perawatan, pastikan untuk menyirami pohon-pohon muda setiap minggu selama musim pertumbuhan pertama. Kemudian, siram secara teratur. Selain itu, penting pula untuk melakukan pemupukan. Setelah buah mulai muncul, pohon bibit plum ini membutuhkan pemupukan reguler sepanjang tahun.

Langkah perawatan selanjutnya ialah memangkas cabang pohon plum yang mati atau terkena penyakit. Dengan demikian, maka pohon plum akan lebih sehat dan terhindar dari infeksi atau serangan hama. Khususnya untuk varietas plum jenis Jepang membutuhkan pemangkasan untuk membantu menjaga bentuk pohon agar tetap baik dan menghasilkan buah yang melimpah.

cara-budidaya-plum-e1546504688751

6. Memanen Buah

Pemanenan adalah saat yang ditunggu-tunggu setelah menanti sepanjang tahun dari penanaman bibit buah plum. Untuk ciri buah plum yang dipanen ialah sudah ada perubahan warna yang mencolok. Ada buah plum yang dipanen saat buahnya masih sedikit keras atau belum matang sepenuhnya. Ada pula plum yang dipanen setelah masak di pohon.

Buah plum Eropa contohnya. Buah ini banyak dipanen saat buah sudah matang di pohon. Alasannya, buah ini memiliki rasa terbaik ketika dibiarkan matang. Untuk melihat kapan saatnya panen dan buah dipetik, maka berikan  tekanan lembut dengan jari-jari pada buah.

Jika kulit buah terasa lunak, maka sudah siap untuk dipetik. Buah yang matang akan mudah dipetik dengan sedikit sentuhan saja. Namun hal ini tidak berlaku bagi prem varietas jepang.

Buah plum Jepang dipetik sedikit lebih awal. Buah ini bisa matang ketika proses penyimpanan di suhu ruangan. Sayangnya, buah tidak bisa disimpan lama di suhu ruang. Jadi, harus segera dimakan atau diawetkan. Tempat terbaik untuk menyimpan buah plum jepang adalah di kulkas. Pada kondisi ini, buah plum dapat bertahan selama 2 sampai 4 minggu.

cara-budidaya-bibit-buah-plum-e1546505328314

Bagian 5 : Penutup

Setelah uraian di atas, tak diragukan lagi buah plum adalah buah yang sangat kaya akan manfaat bagi tubuh kita. Manfaat Buah Plum sangat banyak untuk kesehatan dan pencegahan penyakit. Kelangkaannya bisa merupakan peluang agro bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia berupa Budidaya Buah Plum.

Sementara itu budidaya Buah Plum sudah mulai dilakukan di Indonesia dengan hasil yang baik, namun belum banyak yang melakukanya. So tunggu apa lagi? Dapatkan bibit buah plum melalui tautan ini, dan dapatkan manfaat buah plum dari pekarangan sendiri.

Buah Matoa adalah merupakan jenis tanaman berbuah yang sangat khas dan berasal dari Papua.  Tanaman Buah matoa Papua adalah termasuk ke dalam golongan pepohonan “besar” karena pohonnya bisa mencapai ketinggian 18 meter dan diameter sampai maksimum 100cm. Meskipun terkenal karena berasal dari Papua ternyata tanaman ini ini juga terdapat di daerah Maluku, Sulawesi dan tentu saja Papua New Guinea.

Syarat Tumbuh Tanaman Buah Matoa Papua

Pohon Buah Matoa Papua dapat tumbuh dengan maksimal jika kondisi tanahnya kering tidak tergenang air. Namun tanaman ini menyukai area dengan dataran rendah yang ketinggiannya kurang lebih 1200 mdpl. Meskipun membutuhkan tanah kering, ternyata pohon buah matoa adalah tergolong tanaman yang memerlukan banyak air siraman atau air hujan. Curah hujan yang lebih dari 1200 mm/tahun sangat disukai tanaman ini.

Jenis Buah Matoa Papua

jenis-matoa

 

Buah Matoa ada dua jenis, yaitu Buah Matoa Kelapa dan Buah Matoa Papeda. Jenis kelapa memiliki buah yang mirip dengan rambutan Aceh terutama daging buahnya yang kenyal. Sedangkan Jenis Papeda memiliki buah yang lengket dan agak lembek diameternya antara 1-2cm.

Manfaat Buah Matoa Papua

Tanaman Buah ini memiliki buah yang sangat enak dan kaya akan manfaat kesehatan, berikut ini manfaat kesehatan yang diperoleh dari buahnya :

  1. Dapat membantu meningkatkan stamina tubuh.
  2. Membantu pencegahan penyakit jantung koroner.
  3. Kaya akan antioksidan, mencegah radikal bebas.
  4. Membantu mencegah penuaan dini.
  5. Memperbaiki sekaligus menjaga kesehatan kulit.
  6. Mencegah dan meredakan stress
  7. Mengatasi dan membantu penyembuhan sakit wasir dan ambeien
  8. Membantu mempelancar pencernaan.
  9. Sangat baik baik kesehatan kulit wajah, mencerahkan, melembabkan sekaligus mencegah timbulnya jerawat.
  10. Membantu mencegah datangnya sel kanker ganas.
  11. Mempercepat keringnya luka.

Setelah mengetahui manfaatnya maka tak ada salahnya jika kita coba untuk membudidayakan tanaman buah ini. Karena ternyata ini selain kaya akan manfaat tapi juga cukup dicari di pasaran. Hal ini bisa mendatangkan keuntungan ekonomi yang lumayan. Budidaya tanaman ini bakal membuat kita terkejut, pasalnya produktifitas buahnya cukup tinggi dan lebat.

Panduan Budidaya Tanaman Buah Matoa Papua

budidaya-matoa

Berikut sekilas secara singkat panduan budidaya tanaman buah ini. Ada beberapa hal yang akan kita bahas. Mulai dari masa tanam, penyiapan bibit dan panduan memelihara. Mari kita bahas satu persatu.

Masa Tanam dan Masa Panen

Tanaman Buah matoa adalah tanaman yang pada dasarnya membutuhkan tanah kering. Namun tanaman ini dapat beradaptasi dan tumbuh di wilayah Indonesia mana saja. Masa tanam ke masa panen pohonnya bisa sampai beberapa tahun. Nah enaknya, pohon buah matoa adalah tanaman yang bisa panen dua kali dalam setahun. Yaitu saat panen pertama dan tiga bulan setelahnya. Panen pertama lebih banyak dari panen kedua.

Langkah Persiapan Bibit

Pembibitan tanaman ini dapat didapat melalui dua teknik yaitu teknik vegetatif dan generatif. Cara vegetatif umumnya menggunakan metode cangkok, sedangkan generatif menggunakan dengan cara menanam biji buah.

Metode persemaian bibit secara generatif terbilang susah susah gampang. Kita bisa menanam bijinya pada media tanam polybag yang isinya tanah subur, pupuk organik dan kapur. Nah, langkah tersusahnya ialah perawatannya, karena bibit yang berasal dari metode persemaian sangat sensitif akan perubahan lingkungan. Jika tidak dirawat secara telaten maka akan merusak pertumbuhan tanaman ini.

Sebetulnya agak ribet jika kita mesti menyiapkan bibit secara generatif. Selain menghabiskan waktu juga tenaga, akan lebih baik jika memesan bibit yang sudah jadi dan berkualitas.  Sehingga kita bisa fokus pada hal lain yang tak kalah penting seperti perawatan dan masa panen.

Jika Anda ingin mendapatkan bibit kualitas unggul, Rumahtanaman.com menjual bibit buah matoa untuk budidaya. Bibit tanaman dari kami terjamin kualitasnya karena berasal dari indukan yang berkualitas.

Persiapan Lahan Tanam, Lubang Tanam dan Proses Penanaman

matoa-papua-populer

 

Siapkan terlebih dulu lahan yang akan digunakan, kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Tanaman buah matoa adalah tanaman kategori besar. Maka untuk perkebunan, buatlah jarak antar lubang hingga 6x6 meter. Isi lubang tersebut dengan pupuk organik/kandang dan kapur. Biarkan selama sebulan agar unsur haranya terserap dalam tanah.

Setelah lubang siap maka langkah selanjutnya memindahkan bibit ke dalam lubang. Ketika proses ini kita mesti hati-hati, buka plastik polybag secara perlahan usahakan jangan sampai akar dan media tanamnya rusak. Masukan ke dalam lubang, kemudian tutup dengan tanah sekitar.

Saat penanaman sangat disarankan dilakukan menjelang musim penghujan, pasalnya bibit  akan banyak tersiram air dan kita tak perlu repot melakukan penyiraman. Namun jika penanaman dilakukan saat musim kemarau maka sebaiknya siram tanaman 1-2 x sehari.

Pemeliharaan Pohon Buah Matoa Papua

Tanaman Buah Matoa adalah termasuk ke dalam kategori tanaman yang mudah untuk dirawat, karena tanaman ini tahan terhadap hama. Sehingga tidak terlalu banyak hama dan penyakit yang menyerang tanaman ini. Namun jika ada hama maka gunakanlah pestisida organik atau pestisida kimia secara bijak.

Ketika tanaman ini mulai berbunga, maka dalam waktu 2-3 bulan akan menjadi berbuah. Untuk menghindari buah diganggu hama maka gunakanlah jaring. Kami sarankan jangan gunakan plastik karena buahnya akan cepat busuk.

Bagaimana? tertarikkah untuk budidaya buah ini?

Jika Anda ingin mendapatkan bibitnya, silahkan bisa langsung menghubungi kami. Kami menjual bibit  berkualitas unggul, karena kami menyeleksi dengan ketat bibit yang dijual. Sehingga yang dipilih adalah bibit berkualitas, cukup umur dan siap tanam. Kami memberi jaminan garansi apabila bibit yang dikirim mati diperjalanan maka akan kami ganti.

Kami melayani pengiriman ke seluruh Indonesia selama terjangkau expedisi. Untuk pesanan jumlah banyak atau grosir kami berikan potongan harga lebih murah.

Anda bisa bertanya mengenai bibit yang akan dipesan, baik soal kendala lingkungan dan kendala internal. Kami akan dengan senang hati menjawab dan memberi solusi untuk anda, silahkan hubungi sales marketing kami.

Kesimpulan - Buah Matoa adalah...

Buah Manggis memiliki nama latin Garcinia mangostana L. Tanaman Buah Manggis merupakan tanaman khas kepulauan yang beriklim tropis, malahan banyak orang percaya bahwa pohon manggis berasal dari daerah Jambi, makanya orang Indonesia sudah tidak asing lagi jika berbicara soal buah manggis. Manfaat buah manggis untuk kesehatan sudah tidak di ragukan lagi, bahkan sekarang sedang populer memanfaatkan kulit buah manggis untuk obat dan kosmetik. Tanaman Manggis juga termasuk relatif mudah untuk di bududayakan. Manfaat Manggis akan dibahas satu persatu dalam artikel ini Plus sekilas tentang budidaya manggis.

Buah manggis memiliki kulit yang keras, tekstur dan bentuknya unik serta rasa buah yang manis alami. Banyak orang menyebut buah ini dengan sebutan “ratunya buah-buahan”.

Manfaat Manggis untuk kesehatan saat ini menjadi populer karena sudah banyak yang merasakan khasiatnya. Mari kita lihat lebih jauh apa saja  Manfaat buah manggis ini.

Manfaat Buah Manggis Bagi Kesehatan

buah-manggis-untuk-kesehatan

Buah Manggis memiliki kandungan senyawa organik yang disebut Xanthone.  Senyawa ini diyakini sama ampuhnya dengan antioksidan yang berfungsi mencegah sekaligus mengendalikan radikal bebas pada tubuh kita. Buah manggis sangat spesial karena hanya satu-satunya buah yang hampir di semua bagiannya mengandung senyawa organik ini.  Xanthone juga memiliki sebutan lain yaitu alpha-mangostin dan gamma mangostin.

Manfaat Manggis ke 1 : Mampu Mencegah dan Mengatasi Kanker

Seorang ilmuwan bernama Kritsanawong telah melakukan penelitian dan berhasil menemukan bahwa alpha-mangostin yang sudah diekstrak dari kulit manggis bisa secara masif menghambat terjadinya kangker pada payudara, biasanya alpha-mangostin dikonsumsi setelah jadi suplemen.

Selain Kritsanawong ilmuwan lain yang menemukan fakta menarik adalah Wang JJ, Ia mengungkapkan bahwa ekstrak etanol dari kulit manggis bisa membantu mengatasi kangker pada kulit.

Manfaat Manggis ke 2 : Membantu menghambat terjadinya  alergi

Seorang ilmuwan bernama Nakatani menemukan fakta bahwa buah manggis mampu menahan terjadinya alergi pada tubuh, pasalnya ekstrak buah manggis bisa menghambat pelepasan zat/senyawa histamin dan sintesis prostaglandin. Kedua senyawa/zat ini diyakini yang membuat tubuh alergi.

Manfaat Manggis ke 3 : Menghambat dan menyembuhkan peradangan

Seorang ilmuwan bernama Chen LG meneliti dan mengungkapkan bahwa alpha-mangostin pada buah manggis mampu menghambat gas nitrit oksida, gas ini diyakini bisa mempurburuk peradangan dalam tubuh kita.

Manfaat buah Manggis ke 4: Memperlambat Berkembangnya Bakteri TBC

Seorang ilmuwan bernama Suksamrarn meneliti dan mengungkapkan bahwa senyawa xantone  buah manggis mampu membantu mencegah serangan bakteri tuberkulosis (TBC). Alpha dan beta mangostin pada buah manggis bisa membantu memperlambat sekaligus membekukan bakteri tuberkulosis  (TBC).

Setelah kita mengetahui banyak manfaat buah manggis ini maka jangan heran kalau buah ini banyak dicari orang, apalagi para pemburu dan penjual obat herbal. Nah mamanfaatkan pesatnya kebutuhan pasar akan buah manggis ini, maka tak ada salahnya jika kita mencoba menanam manggis dihalaman atau dalam pot. Untuk mendapatkan bibitnya manggis silahkan klik di sini

budidaya-manggis

Budidaya Buah Manggis

Tanaman manggis memiliki karakteristik yang cukup unik, pasalnya pertumbuhan pada tanaman ini tidak akan tumbuh sampai lebih dari 25 meter, rata-rata hanya kurang lebih antara 7-25 meter. Oleh karena itu ada hal-hal yang mesti disiapkan jika kita akan budidaya bibit manggis.

Syarat Tumbuhnya Bibit Manggis

Manggis bisa berkembang baik jika ditanam di wilayah yang datarannya rendah, biasanya ada di ketinggian mencapai 800 mdpl, buah ini pun memerlukan suhu optimal kurang lebih 22°-32° C, untuk curah hujan manggis perlu hingga 1500-2500 mm/tahun dengan kelembaban udara mencapai 80%. Tanah yang baik digunakan untuk menanam manggis adalah berjenis latosol, ber-PH 5-7.

budidaya-buah-manggis

Cara Perbanyakan Manggis

Pada dasarnya tanaman manggis bisa dibibitkan melalui dua cara, yaitu melalui pembibitan melalui biji dan vegetatif.

Metode Pembibitan Biji

Bibit buah manggis bisa diproduksi sekaligus diperbanyak melalui biji, tidak disebut dengan pembibitan generatif, alasannya buah manggis terbentuk melalui metode apoktimis.

Buah manggis memiliki biji viabilitas yang cukup rendah sehingga cepat sekali mengalami kemunduran. Makanya biji manggis mesti cepat dikecambahkan setelah dikeluarkan dari buahnya. Viabilitas biji manggis hanya bertahan 3-5 minggu. Semakin besar biji manggis semakin bagus untuk dikecambahkan.

Pembibitan Menggunakan Metode Vegetatif

Bibit manggis dapat diproduksi dengan campur tangan kita, atau bias adisebut dengan istilah vegetatif. Baik berupa metode cangkok, stek, penempelan, sambung pucuk dan penyusuan. Biasanya yang paling bagus itu jika menggunakan metode sambung pucuk.

Kami memberi saran agar bibit yang dijadikan budidaya adalah bibit yang berkualitas, kami menyediakan berbagai jenis bibit manggis. Keuntungan membeli bibit manggis dari kami adalah produktifitas tinggi dan tahan terhadap penyakit.

 

Menyiapkan Lahan Penanaman Bibit Manggis

Sebaiknya kita siapkan lahan yang digunakan budidaya manggis bersih dan bebas dari pepohonan, sisa tebangan tanaman, tunggul, semak-semak, rumput dan gulma. Selain itu upayakan penanaman dilakukan tepat sebelum musim hujan.

Penanaman Bibit Manggis di Lahan

Siapkan lubang dengan berukuran 40cm x 40cm x 40cm, simpan dan amankan tanah bekasi galian disekitar lubang. Biarkan saja lubang terbuka selama dua minggu, tanah yang tadi disimpan campur dengan pupuk organik ataupun pupuk kandang agar subur.

Idealnya jarak antar lubang yang akan ditanam 10m x 10m, budidaya tanaman manggis bisa dipadukan dengan tanaman pisang dengan jarak tanam sekitar 2,5x 2,5m. Jadi misalkan kita akan menanam 1 hektar lahan maka kira-kira kita akan mendapatkan 100 pohon manggis dan 1500 pohon pisang.

Pemupukan Pohon Manggis

Memupuk pohon manggis agar lebih lebat dan subur sebaiknya dilakukan setelah tanaman ini berusia 1-2 bulan, seiring bertambahnya usia sekitar 10-11 bulan kita bisa menambah takaran pupuk.  Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organik dan pupuk kandang, karena pupuk alami bisa menambah rasa manis pada buah manggis.

Pengairan Tanaman Pohon Manggis

Bibit manggis yang baru ditanam ketika musim kemarau usahakan disiram air minimal 1 – 2 kali per-hari, untuk menjaga kelembaban tanah. Jika bibit atau tanaman manggis sudah berusia dua tahun maka penyiraman air bisa dikurangi, kita bisa mengakali pengairan dengan menggunakan metode irigasi tetes ataupun bantu gembor.

Pemangkasan Cabang Pohon Manggis dan Pengendalian Hama

Rajin-rajinlah memeriksa dan memangkas ranting atau daun pohon manggis yang terserang hama, umumnya hama yang menyerang pohon manggis adalah kutu api, ulat daun, dan penyakit Cendawan. Kita bisa menggunakan pestisida organik dengan dosis yang tepat tentunya.

Manggis biasanya dipanen setelah berusia 5-10 tahun, bunganya akan mekar warnanya ungu kemerah mudaan, setelah panen manggis kita bisa memangkas tunas-tunas yang bertebaran sekitar pohon manggis.

Berikut video panen raya mangis beromset puluhan juta rupiah !!!

Cempedak atau pohon cempedak adalah tanaman asli Asia Tenggara sudah terkenal mulai dari Burma, Thailand dan hingga nusantara seperti Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, Banten dan Papua.

Buah campedak memiliki rasa yang menyerupai buah nangka sedang aromanya kuat seperti durian. Bentuk buah campedak bulat memanjang, warnanya agak hijau kekuningan dan kecoklatan, memiliki panjang umumnya 40cm dan diameter 20cm.

Ciri-ciri Buah Cempedak

buah-cempedak

Kulit buah ini punya duri meski tidak tajam dan kasar, daging buahnya agak tipis, berserat, sedikit lunak dan manis rasanya. Warna dagingnya putih agak kekuning-kuningan serta memiliki aroma kuat. Biji buah cempedak bentuk sedikit bulat namun ukurannya lebih kecil dari biji nangka.

Cempedak merupakan famili Moraceae. Buah cempedak ketika di jual di pasaran cukup tinggi padahal bibitnya cukup terjangkau, campedak termasuk buah musiman sehingga jarang di temukan di pasar-pasar modern, oleh karena itu pula buah ini kelasnya lebih tinggi dibanding buah lainnya.

Saking jarangnya dipasar makanya cempedak layak untuk dibudidayakan, sebagai investasi jangka menengah atau tambahan uang belanja kita (penghasilan pasif).

Jika tertarik simak langkah Budidaya Cempedak dibawah ini :

Budidaya Cempedak

Pemilihan Bibit Cempedak

bibit-cempedak

Bibit campedak yang diperoleh bisa berasal dari biji buah campedak yang sudah matang di pohon. pastikan memilih biji yang bulat dan besar lalu tanam biji ke dalam polybag media tanam. Kita lakukan penyiraman secara berkala dan teratur. Perawatan polibag biasanya membutuhkan waktu sampai setengah tahun sebelum bibit siap tanam dan dipindahkan.

Pemilihan Lahan Untuk Penanaman Bibit Campedak

lahan-cempedak

Bibit cempedak yang akan kita pindah ke lahan tanam memerlukan beberapa persyaratan serta kondisi tertentu agar bisa tumbuh menjadi pohon yang sehat kemudian menghasilkan buah, pastikan lahan yang kita pilih setidaknya mendekati syarat-syarat dibawah ini :

Area kebun/lahan yang dipilih merupakan dataran yang ketinggiannya berada antara 0-1300m diatas laut.

Pastikan area tanamnya memiliki curah hujan antara 1500-2500mm per-tahun, musim kemarau/keringnya pun tak terlampau lama.

Daerahnya memiliki suhu udara optimal diantara 16°C-31,5°C.

Lebih maksimal jika jenis tanahnya aluvial yaitu tanah berpasir atau liat berlempung yang agak dalam serta irigasinya cukup baik.

Untuk keasaman tanah yang disarankan yang gembur dan agak berpasir, pH antara 6-7.

Perlu dipahami bahwa syarat-syarat diatas umumnya sudah ada di hampir semua lahan/kebun di wilayah Indonesia, oleh karena itu tak perlu risau dan galau karena bagaimanapun pohon campedak pasti akan tetap tumbuh.

Proses Penanaman Bibit Cempedak

penanaman-cempedak

Setelah bibit siap dan lahan atau kebun sudah dipilih maka lebih baik kita olah lahan dulu sebelum bibit kita tanam, berikut langkah-langkahnya :

Bersihkan lahan dari material dan tanaman penggangu seperti; gulma, rumput, sampah plastik, sampah an-organik, batu-batuan dan lain lain.

Cangkul lahan / tanah yang akan ditanami cempedak agar gembur

Beri semua area tanam/kebun yang dipilih dengan pupuk organik/kompos/kandang supaya tanahnya tambah subur

Buatlah lubang tanam berukuran 40cmx40cmx40cm

Buat jarak ideal antar lubang sekitar 10m

Diamkan lubang terkena angin serta sinar matahari minimal 4 hari

Jika lubang sudah siap, langkah berikutnya proses penanaman bibit pohon campedak. Berikut langkahnya :

1. Buka plastik polybag yang berisi bibit dan media tanam secara perlahan, usahakan media tanamnya tidak rusak.

2. Setelah plastik dibuka maka pindahkan bibit ke lubang yang sudah disiapkan

3. Pastikan bibit berdiri tegak tepat ditengah lubang jangan sampai miring.

4. Tutup lubang dengan campuran tanah dan pupuk kompos.

5. Siram dengan air secukupnya.

6. Buat tiang penyangga seukuran bibit pohon campedak karena sekarang cuaca susah diprediksi, kadang ada hujan yang diiringi angin kencang yang bisa merobohkan bibit yang baru ditanam.

Perawatan Pohon Cempedak

perawatan-pohon-cempedak

Pohon campedak merupakan tanaman khas asia tenggara makanya perawatannya pun tak perlu istimewa dan ribet, sebagai catatan saja berikut ini beberapa tips perawatan pohon campedak :

Bersihkan sebulan sekali lahan atau kebun dari rumput dan gulma agar tidak mencuri nutrisi dalam tanam.

Jika bibit pohon campedak ditanam saat musim kemarau pastikan kita siram minimal sehari sekali.

Berikan pupuk kompos atau kandang sebulan sekali agar buah jadi lebih manis.

Jika banyak hama dan penyakit menyerang maka beri perlakuan dengan menyemprotkan atau menyuntikan obat sesuai dosis yang tepat.

Jika batang mulai bertunas tandanya pohon akan segera berbuah. Lakukanlah penyiangan pada daun kering sekitar 3m dari batang. Hal ini perlu kita lakukan agar akar mendapat oksigen dan tanah jadi lembab namun tidak terlalu basah.

Jika buah campedak mulai membesar, segeralah bungkus supaya mencegah buah diserang lalat buah, tupai dan lainnya. Pembukus buah bisa menggunakan kantong plastik hitam atau alternatif lainnya.

Panen Cempedak

Satu tangkai buah umumnya menghasilkan 3-10 buah. Agar kita tahu buah cempedak siap dipanen maka gunakan jarum lalu tusuk ke tangkai buah dibagian atas atau bisa juga kita tusuk buahnya, jika biji terasa keras artinya buah cukup tua dan bisa kita petik.

Apel-India

Jual Bibit Apel India

Apel India memiliki nama lain yaitu putsa, tanaman ini merupakan salah satu pohon buah yang amat potensial ditanam di dalam pot (Tabulampot Apel India), Meskipun menggunakan teknik tabulampot apel india akan tetap rajin berbuah.

Bibit apel India ketika ditanam dalam pot sudah bisa berbuah kurang dari setahun, apalagi jika kita memutuskan membeli bibit apel India hasil okulasi atau cangkokan.

Biasanya kebanyakan pohon apel hanya bisa tumbuh dan berkembang di daerah dataran tinggi yang memiliki hawa atau udara yang dingin namun tidak dengan bibit apel India, pohon ini dapat tetap tumbuh subur meskipun berada di dataran rendah.

Deskripsi Singkat Bibit Apel India

Nama latin Ilmiah: Ziziphus maritiana
Asal Muasal Tanaman: Negri India
Sifat-sifat dan keunggulan buah apel India: Apel ini memiliki kandungan gula rendah sehingga sangat cocok bagi yang ingin menurunkan berat badan selama masa diet dan juga bisa membantu menurunkan kolesterol.
Sifat dan keunggulan bibit apel india: Pohon apel India bisa menghasilkan termasuk tanaman yang rajin berbuah, pohon ini cenderung berbuah sepanjang tahun dan lebat jika kita tahu cara merawat dan membudidayakannya
Umur bibit bisa berbuah : 1 - 2 tahun
Bibit yang kami jual: Perbanyakan Okulasi
Tabulampot Apel India: Sangat Bisa
Tanah biasa : Sangat Bisa dan disarankan

Jual Bibit Apel India

Apel-India-nih

Rumahtanaman.com menyediakan bibit apel india dengan spesifikasi dan harga berikut ini:

Bibit apel india dengan ukuran P 25 (polybag diameter 25cm)
Bibit apel memiliki tinggi antara 40 – 80 cm
Cara perbanyakan bibit hasil Okulasi
Usia bibit apel : minimal 6 bulan
Harga bibit apel india : mulai 75 rb

Bibit apel india dengan ukuran P35 (polibag diameter 35cm)
Bibit apel memiliki tinggi antara 1-1.5 m
Cara perbanyakan bibit hasil Okulasi
Usia bibit apel : minimal 1 tahun
Harga bibit apel india : mulai 150 rb

Selain bibit yang tersedia menggunakan polybag, kami pun menyediakan pohon apel india dalam pot (Tabulampot apel India). Berikut rinciannya:
Bibit apel memiliki tinggi 1 meter.
Cara perbanyakan bibit hasil Okulasi
Usia bibit apel : minimal 1 tahun
Media pot yang kami sediakan: Pot plastik atau drum
Harga bibit apel india : Hubungi sales marketing

7 Alasan Kenapa Lebih Baik Membeli Bibit Apel India di RumahTanaman:

Sifat dan rasa buah apel India persis dengan induknya – perbanyakan menggunakan metode okulasi sehingga rasa dan sifat tanaman serta buah akan sama.

Bibit apel sehat

– Bibit dirawat oleh ahli tanaman lulusan IPB sehingga kami pastikan bibitnya sehat sebelum dikirim.
Bibit apel sudah siap tanam – bibit apel yang kami jual telah cukup umur yaitu yang berusia min 6 bulan sehingga sudah memiliki akar yang kuat untuk dipindah atau ditanam ke lahan/kebun.
Bibit apel india cepat berbuah – Jika kita tau cara merawat bibit apel india maka tak kurang dari setahun kita sudah bisa memanen buahnya, ini karena bibit yang kami jual adalah hasil perbanyakan okulasi sehingga lebih cepat berbuah dibanding perbanyakan biji.

Kami pastikan bibit apel bebas dari penyakit dan hama

– Perbanyakan diambil induk yang sehat serta bebas penyakit atau hama
Bibit apel tak akan mandul – Bibit berasal dari perbanyakan okulasi yang induknya telah terbukti berbuah serta produktif.
Bibit apel bergaransi – Jika bibit apel bukan varietas asli atau bibit diterima dalam keadaan mati maka bibit kami ganti. Untuk lebih jelas simak penjelasan di bawah ini.

Pengiriman dan Garansi Bibit Apel India
Rumahtanaman.com menyediakan dan menjual bibit apel India yang berkualitas serta unggulan, kami melayani pengiriman bibit ke hampir seluruh wilayah Indonesia selama masih terjangkau oleh jasa expedisi.

Kami sudah berkerja sama dengan expedisi ternama seperti JNE, Indah Cargo, MEX Barlian Dirgantara, JET Ekspress, TIKI PT. POS Indonesia, Go-Box, Go-Send, dan lain lain.
Akan kami pilih dan rekomendasikan jasa expedisi cocok serta hemat bagi para pemesan.
Selain itu, kami memberikan garansi untuk tiga hal berikut ini:

Jika bibit mati ketika diterima yang disebabkan kesalahan packing, maka akan diganti
Jika ternyata bibit bukan varietas asli, kemudian pemesan membuktikannya maka uang kembali.
Jika jumlah serta jenis bibit tak sesuai pesanan maka uang kembali.

Perhatian: Ketika bibit datang ke rumah/kebun pemesan maka ada kemungkinan bibit tidak tampak segar atau beberapa daunnya rontok (layu), apalagi jika bibit dikirim ke daerah jauh yang bisa memakan waktu lebih dari 3 hari. Tidak perlu risau karena sebetulnya tanaman hanya sedang stress perjalanan. Bisa kita atasi dengan menyimpan bibit pada tempat teduh dan jangan langsung ditanam, setelah disimpan kemudian tambahkan media tanam (pupuk dan tanah) lalu siram sampai media tanamnya basah.

Mengenal Apel India atau PutsaApel-India-lebih-dekat

Negara India hampir sama dengan Indonesia pasalnya negara ini sengat identik dengan keanekaragaman kultur budaya serta tradisinya. Selain khas dengan kultur dan bollywoodnya ternyata India memiliki buah apel yang begitu tersohor yaitu apel India atau mereka menyebutnya futsa.

Siapa yang tak suka buah apel, apel punya banyak manfaat dan kandungan bagi kesehatan kita. Tidak hanya baik khasiatnya tapi rasanya juga enak untuk dimakan tiap hari. Warga india menyebut apel dengan panggilam putsa dan Jujube. Perlu kita ketahui bahwa dinegeri asalnya sudah banyak yang menjual bibit apel india, sehingga harga bibit apel India antar tiap distrik/kota hampir sama.

Apel India tampak seperti layaknya buah tomat muda, memiliki warna agak kehijauan serta punya tekstur kulit yang begitu halus. Banyak yang mengatakan bahwa apel india atau putsa sama dengan jenis apel lainnya, namun jika kita perhatikan bentuk fursa sedikit lebih kecil jika dibanding dengan apel lainnya.

Putsa atau apel india berdiameter kurang-lebih 5cm. Rasa buha apel ini lebih didominasi rasa manis dan dagingnya warnanya putih. Nah, fakta mengejutkan lainnya adalah apel India tergolong buah yang cukup langka di pasaran Indonesia.

Sifat Apel India

Pohon Apel India memiliki buah yang ukurannya agak sedang dengan didominasi warna hijau muda dan akan berubah jadi sedikit kekuning-kuningan jika telah matang, rasa buah futsa ini begitu manis dan renyah krenyes.

Jika kita lihat sekilas bentuknya memang agak mirip dengan apel mini karena warnanya kehijauan dan punya tekstur yang halus. Sebetulnya jenis apel ini masih berkeluarga sama dengan apel-apel kebanyakan, hanya saja terdapat sedikit perbedaan yaitu ukurannya yang jauh lebih kecil.

Jenis Pohon Semak Berduri

Tanaman apel India masuk kategori pohon semak berduri, memiliki batang dan daun yang warnanya hijau. Di India sendiri apel futsa bisa tumbuh hingga memiliki tinggi 12meter, tanaman putsa tidak punya lekukan di pangkal tangkai buahnya.

Berbuah Sepanjang Musim

Di Indonesia sendiri apel India atau putsa merupaka jenis tanaman langka dan belum terlalu banyak yang menyediakan serta Jual Bibit Apel India.

Mendengar kenyataan bahwa tanaman ini termasuk pohon langka, bukan tak mungkin berpotensi mendatangkan keuntungan jika kita membudidayakannya. Meski ternyata langka pohon apel ini tergolong tanam yang mudah dibudidayakan, apalagi melihat lingkungan tanah serta cuaca di yang agak mirip antara Indonesia dan India.

Selain soal kelangkaan dan potensi buah apel India ternyata futsa memiliki kelebihan lain yaitu frekuensinya dalam berbuah saat masa panen, apel jenis ini tak mengenal musim berbuah. Karena buah futsa bisa berbuah sepanjang tahun.

Jual bibit tanaman buah unggul lokal & import, online & offline terlengkap, bergaransi & murah. Cocok utk TABULAMPOT ( tanaman buah dalam pot ) dan Perkebunan. Tersedia bibit bersertifikat Deptan & Non sertifikat. Kirim ke seluruh Indonesia.

Koleksi Bibit Tanaman Buah Kami

Koleksi bibit tanaman buah kami lebih dari 100 jenis dan akan terus bertambah seiring bertambahnya bibit tanaman buah unggul yang berhasil di kembangkan dan di budidayakan di Indonesia. Kami juga jual bibit tanaman buah unggul asal luar negeri yang telah di ujicoba dan bisa di budidayakan di Indonesia.

Kami jual bibit tanaman buah yang sebagian besarnya di kembangkan dengan cara vegetatif baik berupa cangkok, okulasi, sambung, tempel, stek dan cara vegetatif lainnya. Cara ini dilakukan untuk menjaga agar sifat unggul tanaman buah induknya menurun ke bibit tanaman buah sesuai varietasnya.

Selain itu juga cara pembibitan tanaman buah secara vegetatif membuat tanaman buah akan cepat berbuah dibandingkan dengan pembibitan dari biji. Bibit buah vegetatif sangat cocok untuk tabulampt atau tanaman buah dalam pot.

Bibit tanaman buah yang kami jual berumur minimal 3 bulan dan siap untuk ditanam langsung di dalam pot atau langsung di tanah yang cocok dengan jenis bibit buahnya.

Kami memberikan garansi uang kembali atau penggantian gratis jika terbukti bibit bukan varietas asli atau bibit tanaman mati saat diterima pembeli. Garansi berlaku jika kesalahan memang terbukti dari fihak kami.

Selain penjualan bibit tanaman buah secara online, kami juga men jual bibit tanaman buah secara offline. Lokasi marketing office kami berada di Cikarang Timur kabupaten Bekasi. Sedangkan perkebunan pembibitan berlokasi di Bogor, Majalengka dan sedang dalam proses pembukaan lahan baru di Sukabumi.

Pembeli dipersilahkan untuk melihat dan memilih langsung bibit tanaman buah dalam polibag maupun bibit tanaman buah dalam pot (tabulampot) koleksi kami.

Jual Bibit Tanaman Buah Unggul, Murah dan Berkualitas

Untuk menjaga agar kualitas bibit tanaman buah tetap terjaga, kami bekerja sama dengan ahli pembibitan dari IPB sebagai konsultan dan pelatih pelaksana di kebun bibit kami. Selain itu kami juga menerapkan standard kualitas bibit hasil kebun kami. Sehingga hanya bibit yang sesuai standard yang kami kirim ke pelanggan.

Harga bibit buah yang kami tampilkan adalah harga eceran/satuan. Sedangkan untuk pembelian dalam jumlah besar, kami berikan harga khusus dengan diskon 10 sd 70 % tergantung dari jumlah pemesanan bibit tanaman dan jenis bibit tanaman yang di pesan.

Silahkan kontak sales kami untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut atau bernegoisasi langsung. Dengan senang hati kami berusaha membantu kebutuhan Anda.

Jual Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot)

Bagi penggemar Tanaman Buah dalam pot atau lebih populer dengan istilah TABULAMPOT, kami juga menyediakan koleksi Tabulampot. Sebagian ada yang telah berbunga, berbuah atau belum berbuah. Khusus Tabulampot, untuk saat ini kami hanya melayani pembelian offline.

Hal ini karena ukuran tanaman buah dalam pot yang cukup besar agak sulit untuk di packing. Selain itu juga untuk memberikan kesempatan pada calon pembeli untuk melihat langsung kondisi stock tabulampot kami baik ukuran, bentuk, umur dan jenisnya.

Karena permintaan yang cukup tinggi biasanya tabulampot yang sudah mulai berbunga dan atau berbuah akan sangat cepat sekali diambil oleh pembeli. Untuk itu jika anda berminat, sebaiknya melakukan pemesanan terlebih dahulu agar tidak diambil oleh pembeli lain. Untuk daerah Jabodetabek kami melayani juga pengiriman dengan go box atau penyewaan kendaraan lainnya.

Durian Musang King - sangat populer di negara asalnya Malaysia, Singapura dan kini di Indonesia. Bahkan kini sudah mulai masuk ke pasaran Eropa bahkan Amerika. Sebelum anda membeli durian musang king, ada baiknya anda mengetahui asal usul dan ciri- cirinya agar tak keliru membelinya.

Durian yang relatif baru kemunculannya ini terkenal lezat, berdaging buah tebal, biji kecil, manis dan legit. Saking lezatnya, kepopuleran durian ini kini bersaing dengan Durian Montong asal Thailand yang telah populer terlebih dahulu.

Lalu, bagaimana asal usul durian Musang King ini?

Durian Musang King pada awalnya dikenal dengan nama durian "Mao Shan Wang" yang artinya raja kucing. Durian ini pertama kali dikenalkan tahun 1990 an.

Kemudian tahun 1993 ada seorang warga bernama Wee Chong Beng mendaftarkan durian ini sebagai durian unggul dan dinami Raja Kunyit. Nama ini disematkan karena durian ini memiliki warna daging kuning seperti kunyit. Dilansir dari Durian Musang King Salaman.Sekitar tahun 1990-an di kawasan Tanah Merah di Kelantan Malaysia sempat heboh karena pohon durian di kawasan ini menghasilkan buah yang berkualitas. Warna dagingnya kuning, tebal, lembut, manis sedikit pahit serta memiliki biji yang kecil dan tipis. Tak heran 80% dari buah durian ini adalah daging buah.

Sebagian besar warga kemudian menyebutnya durian Raja Kunyit Musang King. Sebutan musang king ini disertakan karena lokasi pohon induknya berada di dekat Gua Musang yang berada di Kelantan, Malaysia.

Durian Musang King Mulai Populer

Tak berapa lama kemudian, durian ini langsung menjadi buah bibir banyak orang. Petani di Malaysia tak lama kemudian secara berbondong-bondong menanam Bibit Durian Musang King. Pada tahun 2000 pohon durian ini mulai berbuah dan dapat dipanen.

Hasil panen dengan kualitas durian yang stabil membuat populasi durian musang king ini semakin berkembang. Pihak Kementerian Pertanian Malaysia bahkan sudah mencatat varietas durian ini sebagai varietas durian ke-197. Alhasil buah ini mendapat kode D-197.

Karena kualitasnya yang terjamin, pecinta dan penikmat durian tak segan merogok kantung dalam-dalam demi bisa menikmati durian ini. Ya, harga durian musang king sebanding dengan kualitasnya dan terbilang tinggi.

Harganya bisa melonjak saat sudah tiba di negara luar Malaysia. Karena agak sulit mengirim durian ini karena aromanya yang sangat tajam sehingga sulit lolos dari peraturan bandara.

Di Malaysia sendiri saja harga perkilo durian ini mencapai RM 125 (RP 445.700) pada Maret lalu. Namun kabarnya, panen yang berlimpah membuat durian ini turun harga di kisaran angka RM 50 (Rp 78.200) hingga RM 65 (Rp 231.000).

harga-bibit-durian-musang-king


Di Indonesia sendiri durian musang king masih terbilang langka dan harganya tinggi. Hanya penjual buah besar dan supermarket buah saja yang
menyediakan durian ini. Umumnya dijual dalam keadaan beku.Harganya relatif tinggi, apa sih kelebihannya?

Daging buah musang king memiliki ciri khas antara lain dagingnya yang berwarna kuning, teksturnya lembut creamy dan tidak berserat. Untuk rasanya, musang king populer dengan rasa manis legit dengan sedikit semburat pahit. Hal ini sangat disukai oleh para penggemar durian

Jadi harga relatif tinggi dikaren;-) akan dua hal diatas yaitu langka dan rasanya yang mak nyos.. yuk tunggu apa lagi kita cobain yuk

Budidaya Durian Musangking - belakangan ini durian Musangking menjadi favorit baru para penggemar durian dalam dan luar negeri. Hal ini dikarenakan durian jenis baru yang berasal dari Malaysia ini mempunyai keunggulan rasa dan daging buahnya yang tebal. Budidaya durian musang king di Indonesia masih relatif sedikit, sedangkan permintaan buah dan bibit durian musangking cukup tinggi. 

Buah Durian MusangKing memiliki tekstur lembut, warna kuning seperti kunyit dan rasa manis agak pahit. Bijinya agak kecil dan kempes, sehingga dagingnya tebal serta memiliki kadar air yang sedikit.

Nama Musang King sama sekali tidak ada hubungannya dengan binatang musang. Dinamakan demikian hanya karena pada awalnya pohon durian ini banyak tumbuh di sekitar wilayah gua yang bernama goa musang. Selain nama MusangKing, durian ini juga di sebut sebagai mou san wan yang artinya raja kucing (musang).

Peluang Bisnis Budidaya Durian MusangKing

Di negeri asalnya yaitu Malaysia, durian MusangKing disebut-sebut sebagai durian varietas terbaik dan segera saja menjadi populer tak lama setelah diperkenalkan tahun 1990. Budidaya besar-besaran sudah dan sedang di lakukan di Malaysia dan hasilnya sudah banyak di export ke luar negeri. Sambutan untuk buah ini di luar negeri ternyata tak jauh beda dengan di negara asalnya, banyak yang langsung jatuh cinta bahkan para ahli menyebutkan durian ini terbaik di kelasnya.

Di Indonesia sendiri buahnya mulai banyak dijual, sebagian besar impor langsung dari Malaysia dan hanya sedikit sekali yang berasal dari lokal. Saat ini masih sangat sedikit orang yang membudidayakan durian jenis ini. Hal ini karena tidak mudah untuk mendapatkan bibit durian musangking yang unggul dan sesuai varietas aslinya serta belum banyak petani durian yang mengetahui adanya varietas baru dari luar negeri ini. Hal ini merupakan peluang bisnis bagi Anda yang bergerak di bidang perkebunan, atau yang ingin memulai usaha perkebunan, khususnya kebun durian.

Karena keunggulan dan masih langkanya buah durian ini, harga jualnya relatif mahal. Di berbagai supermarket di Malaysia dan Singapura, durian musangking dibanderol dengan harga Rp 250.000 per buah. Sementara durian lain paling mahal Rp 100.000 per buah. Lalu bagaimana dengan harga durian musangking di Indonesia? saat tulisan ini dibuat harga satu butir dengan berat 1.5 sd 2,5 kg bisa mencapai 400rb - 500rb per buah.

Berkebun Durian Musang King

Lalu bagaimana dengan peluang usahanya? menurut pengamatan kami sangat cerah, karena pasar Indonesia yang begitu luas, dan belum bisa dipenuhi oleh pemasok lokal serta jumlah penggemar durian di Indonesia yang jumlahnya sangat banyak. Memang sudah ada beberapa pengusaha perkebunan yang serius membudidayakan durian jenis ini, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, namun semuanya baru mulai sekitar tahun 2012 sd 2013 an dan rata-rata baru sedikit yang sudah panen. Jikapun para pengusaha ini telah panen, namun diperkirakan masih sangat jauh dari kebutuhan pasar yang terus meningkat seiring dengan makin banyak orang yang telah mencicipi dan ketagihan buah ini. So.. tunggu apa lagi, jika Anda punya cukup lahan dan berada di lingkungan yang cocok untuk budidaya durian segeralah tanam bibit durian musangking ini. Untuk informasi bibit durian musangking unggul, murah dan bergaransi silahkan klik di sini.

Bagaimana Cara Membedakannya dengan Durian Lain?

Walau sekilas sama dengan buah durian lainnya, namun ada ciri-ciri khusus buah durian musangking yaitu :

  • Dengan daging buahnya  yang memiliki warna kuning menawan seperti warna kunyit
  • Rasa buah manis campur agak pahit serta tekstur padat dan lembut menimbulkan sensasi rasa yang nikmat.
  • Biji buah sedikit kempes menyebabkan daging buah menjadi lebih tebal
  • kandungan alkohol dalam lebih banyak dibandingkan dengan durian lainnya
  • Aromanya tidak terlalu menyengat
  • Bentuk buah kebanyakan agak lonjong
  • Pangkal dan batang buahnya mempunyai warna coklat dan agak rata dengan duri.
  • Ada 5 garis yang mengarah ke pangkal buah. Duri pada kulit buahnya berupa piramida dan sisinya rata.

Mulai Dikenal Sejak Tahun 2011

Durian musangking termasuk masih baru di Indonesia walaupun sebetulnya telah lama ditemui. Di Indonesia, durian musangking mulai dikenal sejak tahun 2011. Tanaman durian jenis ini memang masih terbilang mahal dan belum banyak secara bebas dijual di pasaran.  Pada umumnya bibit durian musangking didatangkan secara langsung dari Malaysia atau dibudidayakan dengan cara cangkok, sambung dan okulasi. Usaha pembibitan durian ini pun semakin marak. Harga bibit sangat bergantung jumlah cabangnya. Makin banyak cabang, maka makin mahal harganya.

Sekarang, buah durian musangking masih sulit didapatkan. Para pembudidaya kita baru mulai menanam pohon durian ini dan belum banyak yang menghasilkan buah. Maka dari itu tidak ada ruginya bila Anda menanamnya sendiri di halaman rumah sebab memang pemeliharaannya pun tidaklah demikian sulit. Hanya saja Anda perlu memperhatikan jarak tanam durian musang king saat membudidayakannya agar hasilnya optimal.

Cara Budidaya Durian Musangking

Cara budidaya durian musangking sebenarnya sangatlah mudah dan tidak sulit seperti yang kita bayangkan.

Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan saat Anda ingin membudidayakan atau menanam durian musang king seperti pemilihan bibit tanaman, proses penanaman, dan pemeliharaan/perawatannya. Dalam hal pemilihan bibit tanaman Anda mesti benar-benar jeli/cermat sebab pemilihan bibit yang akan ditanam nanti berpengaruh pada hasil produksi tanaman durian kelak.

Untuk masalah penanaman ini hal-hal yang penting diperhatikan ialah jarak tanam, lantaran durian adalah tanaman tahunan sehingga butuh jarak tanam yang cukup supaya kelak tanaman dan buahnya bisa tumbuh optimal. Adapun jarak tanam durian musang king yang efektif adalah minimal 8 x 8 m atau 10 x 10 m.

Sementara itu untuk perawatan yang mesti diperhatikan ialah perawatan tanaman ketika masih kecil/muda sebab pada waktu itu tanaman masih dalam tahap melakukan penyesuaian/adaptasi sehingga bila tidak dirawat dengan tepat maka kemungkinan besar tanaman tidak bisa tumbuh dengan optimal.

Durian musangking ini sendiri dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian sekitar 1000 meter diatas permukaan laut dan suhu panas 30-35c. Pertumbuhan yang cukup baik adalah daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi dengan tekstur tanah yang subur dan gembur, dengan kedalaman air tanah tidak lebih dari 1 meter. Durian ini dapat mulai berproduksi dalam masa 3-5 tahun. Berikut ini beberapa tips sederhana tentang cara menanam durian musangking Agar berhasil:

1. Menyiapkan lahan

Siapkan lahan yang akan ditanam pohon durian. Bersihkan lahan dari rumput liar atau gulma, sehingga bibit yang baru ditanam dapat tumbuh maksimal serta mendapat sinar matahari secara penuh.

2. Membuat lubang tanam

Setelah itu anda buat lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm jika bibit durian memiliki ketinggian 1 meter. Jika bibit lebih dari 1 meter atau kurang, anda bisa sesuaikan sendiri ukurannya. Setelah selesai membuat lubang tanam, terlebih dahulu diamkan selama 2 sampai 3 hari agar lubang tanam terhindar dari bakteri.

3. Memberikan pupuk dasar

Sebelum anda menanam bibit durian, anda bisa juga memberikan pupuk dasar terlebih dahulu pada lubang tanam, pupuk dasar yang bagus untuk menanam durian ini bisa bermacam-macam. Jika anda menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk dasar, sebaiknya pilih yang sudah jadi atau kering, kemudian diamkan sekitar 1-2 hari sebelum ditanam.

4. Menyiapkan bibit

Pilihlah bibit durian musang king dengan benar-benar teliti. Memilih bibit durian musang king harus teliti agar nantinya kita tidak kecewa dengan hasil buah durian ini. Bibit unggul durian musang king bisa di dapatkan di Sini

5. Menanam bibit

Setelah lubang tanam diberi pupuk dasar dan sudah di diamkan sekitar 2-3 hari, barulah anda tanamkan bibit pohon pada lubang tanam. Cara menanam bibit durian ini tidak ada bedanya dengan menanam bibit lain, jika bibit berasal dari polybag, maka buka plastik polybag dengan hati-hati jangan sampai tanahnya pecah atau hancur, lalu buang plastik polybag agar bibit dapat tumbuh dengan baik. Setelah menempatkan posisi yang pas, lalu timbun dengan tanah bercampur pupuk kandang yang sudah diaduk-aduk. Akan lebih baik jika permukaan tanah diberi jerami padi agar kandungan kompos semakin bagus.

6. Merawat tanaman - Budidaya Durian Musang King

Langkah terakhir adalah merawat bibit durian musangking yang baru ditanam dengan rajin menyiram dan memupuknya. Pupuklah dengan pupuk organik setiap bulan untuk mempercepat pertumbuhan.

Untuk mendapatkan informasi Bibit Musangking , baik ukuran dan harganya silahkan klik di sini

Mengapa Pupuk Organik? - Anda yang saat ini sedang berkebun tanaman buah dan merasa bingung mengapa tanaman tidak kunjung subur dan menghasilkan buah dengan lebat. Sudah mencari banyak informasi tentang pupuk untuk buah, namun hasilnya tetap saja nihil. Tidak perlu khawatir dengan hal tersebut, pada pembahasan kali ini kami akan memberikan solusi tentang bagaimana dan jenis pupuk terbaik yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanaman buah, terutama jenis Pupuk Organik.

Jawabannya sederhana yaitu Anda bisa menggunakan berbagai jenis pupuk organik untuk menyuburkan tanaman buah yang dimiliki. Hal yang sering menjadi pertanyaan adalah jenis pupuk organik seperti apa yang terbaik untuk digunakan dan bagaimana cara penggunaannya. Artikel ini akan mengulas secara lengkap beberapa pertanyaan yang ada di benak Anda. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Pupuk Organik dan Jenis-Jenisnya

Pupuk organik merupakan sebutan untuk pupuk yang terbuat dari materi makhluk hidup, seperti sisa tanaman, manusia, dan juga hewan. Pupuk organik yang bisa Anda gunakan bisa berbentuk zat padat atau pun zat cair yang manfaatnya untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah.

1. Pupuk Kandang

Jenis pupuk organik yang pertama adalah pupuk kandang yang terbuat dari kotoran hewan. Kotoran hewan yang biasanya digunakan untuk membuat pupuk kandang diantaranya kambing, sapi, ayam, atau domba. Selain kotoran hewan, pupuk kandang juga bisa berasal dari urin hewan yang menjadikan pupuk kandang berbentuk zat cair.

Banyak para petani yang menggunakan kotoran hewan untuk digunakan sebagai pupuk kandang dikarenakan kandungan unsur hara yang sangat tinggi didalamnya. Kandungan seperti fosfor, kalium, nitrogen, kalsium, magnesium, belerang, natrium,besi, dan tembaga yang terdapat di dalam pupuk kandang sangat bermanfaat untuk tanaman.

Berbagai Jenis Pupuk Kandang yang Bisa Dimanfaatkan Pada Tanaman Buah

Kotoran Sapi

Pupuk yang bersumber dari kotoran sapi mempunyai kandungan serat yang tinggi. Serat yang ada di dalamnya termasuk dalam rantai karbon yang perlu mengalami proses dekomposisi lebih lanjut. Proses dekomposisi tersebut membutuhkan Nitrogen yang ada di dalam kotoran, sehingga pupuk yang bersumber dari kotoran sapi sangat tidak dianjurkan untuk digunakan saat dalam keadaan segar.

Saat pupuk digunakan tanpa melalui proses pengomposan terlebih dahulu, maka akibatnya akan terjadi perebutan unsur N antara tanaman buah dan proses dekomposisi.

Kotoran sapi yang telah matang dan siap untuk digunakan apabila sudah berwarna gelap, gembur, tidak lengket, dan bersuhu dingin.

Kotoran Ayam

Banyak para petani yang menyukai kotoran ayam untuk digunakan sebagai pupuk kandang karena reaksinya yang sangat cepat. Pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam memiliki kandungan unsur hara N yang tinggi jika dibandingkan dengan pupuk kandang jenis yang lain. Ditambah lagi unsur hara yang ada di dalam kotoran ayam tersebut bisa langsung diserap tanaman dan tidak perlu proses dekomposisi dahulu.

Banyak para petani yang mencampurkan kotoran ayam dengan campuran sekam padi. Sekam padi yang ikut tercampur di dalam kotoran ayam tersebut akan memperkaya unsur hara di dalam pupuk kandang.

Hal yang patut Anda pertimbangkan saat menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk kandang adalah kemungkinan adanya bakteri jenis Salmonella yang terbawa. Selain itu ada juga kekhawatiran terhadap kemungkinan penggunaan obat-obatan atau hormon yang digunakan para peternak ayam yang akan terbawa ke dalam kotoran.

Dikarenakan faktor di atas, maka saat akan memanfaatkan kotoran ayam perlu berhati-hati dan digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Kotoran kambing

Jika dilihat secara kasat mata, kotoran kambing memiliki bentuk seperti butiran bulat yang sangat sukar untuk dipecah. Oleh sebab itu, kotoran kambing perlu dikomposkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai pupuk kandang. Kotoran kambing baru bisa digunakan saat memiliki ciri-ciri bersuhu dingin, tidak berbau, dan kering.

Saat akan menggunakan kotoran kambing sebagai pupuk sebaiknya Anda menggunakannya sebagai pupuk yang kedua untuk merangsang pertumbuhan buah. Hal ini perlu Anda lakukan karena di dalam kotoran kambing terdapat unsur K yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis pupuk kandang lain.

Untuk Pupuk Organik Cair yang di formulasikan khusus untuk tanaman buah bisa cek di sini :

Urin Hewan

Urin yang banyak digunakan oleh para petani sebagai pupuk cair adalah urin kelinci. Hal ini dikarenakan di dalam urin kelinci terdapat kandungan unsur hara N yang sangat tinggi dan mencapai 2,7%.

Menggunakan Pupuk Kandang di Lahan Perkebunan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menggunakan pupuk kandang di lahan perkebunan yaitu menebarkannya di atas tanah, dicampur di dalam tanah, dan bisa juga diberikan di dalam lubang tanam.

Saat memberikan pupuk kandang pada musim yang pertama, Anda tidak akan melihat hasil yang signifikan. Pemberian pupuk kandang baru terlihat hasilnya setelah musim kedua penanaman dan selanjutnya.

Jika dilihat dari hasil yang diberikan, pupuk kandang yang berasal dari kotoran unggas mampu memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan kotoran sapi dan kambing. Hal ini dapat terjadi dikarenakan unsur hara yang ada di dalam pupuk kandang dapat langsung diserap oleh tanaman buah. Sedangkan disisi yang lain, pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi dan kambing membutuhkan proses penguraian terlebih dahulu.

Pupuk Kandang, terutama kotoran kambing juga sering di gunakan di dalam usaha pembibitan tanaman buah dan tanaman lainnya.

Nilai Tambah Saat Menggunakan Pupuk Kandang

Saat Anda menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk untuk tanaman, pupuk ini bisa membantu memperbaiki struktur tanah dan mampu menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.

Hal penting yang perlu Anda perhatikan saat akan menggunakan pupuk kandang adalah memastikan pupuk yang akan digunakan bersuhu dingin, baunya sudah berkurang, dan wujud aslinya sudah tidak terlihat lagi.

Ciri di atas sangat penting untuk diperhatikan sebab jika belum terlihat ciri di atas, maka itu artinya pupuk belum siap untuk digunakan. Pupuk yang belum siap digunakan tidak akan memberikan hasil yang optimal, sebaliknya resiko terhambatnya pertumbuhan tanaman dan tanaman yang mati harus Anda hadapi.

Cara Sederhana untuk Mengaplikasikannya

Jika Anda ingin mengaplikasikan pupuk kandang, maka cara terbaik adalah dengan membenamkan pupuk ke dalam tanah. Cara seperti ini sebaiknya dilakukan agar penguapan unsur hara menjadi berkurang.

Sedangkan untuk pupuk kandang yang berbentuk cairan, Anda bisa mengaplikasikannya setelah tanaman tumbuh. Tujuannya agar unsur hara yang ada di dalam pupuk kandang mudah diserap oleh tanaman.

2. Pupuk Hijau

Selanjutnya ada pupuk hijau yang bisa Anda manfaatkan sebagai pupuk organik yang cocok untuk tanaman buah. Jika didefinisikan pupuk hijau merupakan pupuk yang berasal dari sisa panen atau berasal dari tanaman hijau.  Cara penggunaanya sangat sederhana, dimana tanaman hijau tersebut akan dibenamkan saat masih hijau atau bisa juga setelah dikomposkan.

Sumber pupuk hijau yang banyak digunakan oleh para petani berasal dari sisa tanaman atau sisa panen dan bisa juga tanaman yang ditanam secara khusus untuk digunakan sebagai pupuk.

Biasanya tanaman dengan jenis legume menjadi sumber pupuk hijau yang utama. Hal ini dikarenakan jenis tanaman legume memiliki kandungan hara yang tinggi, selain itu tanaman legume mudah terdekomposisi yang membuat penyediaan hara menjadi lebih cepat.

Pupuk hijau sangat cocok untuk digunakan sebagai pupuk tanaman buah karena memiliki manfaat untuk meningkatkan kandungan organik dan hara di dalam tanah. Dengan demikian pupuk hijau bisa memperbaiki sifat fisik, biologi, dan kimia pada tanah yang kemudian bisa meningkatkan produktivitas tanaman.

Keunggulan Pupuk Hijau yang Perlu Anda Pertimbangkan

Beberapa keunggulan dari pupuk hijau diantaranya mampu mencegah erosi tanah dan sangat cocok untuk daerah yang sulit dijangkau karena bisa dikembangkan secara individu.

Selain keunggulan di atas pertimbangkan juga beberapa kelemahan yang akan muncul saat menggunakan pupuk hijau. Saat akan menggunakan pupuk hijau setidaknya Anda memerlukan benih untuk menanamnya. Dengan demikian Anda membutuhkan tenaga yang lebih saat akan menggunakannya.  Selain itu, pupuk hijau bisa berpotensi menjadi gulma dan mendatangkan hama pada tanaman buah.

3 Cara Mengaplikasikan Pupuk Hijau

Cara yang pertama bisa dengan membenamkan pupuk hijau ke dalam lahan saat sedang mengolah tanah.

Bisa juga digunakan sebagai mulsa, ada beberapa pupuk hijau yang bisa dimanfaatkan sebagai mulsa tanaman, sebagai contohnya jerami yang seringkali dijadikan mulsa tanaman cabe. Manfaat dari mulsa adalah untuk mencegah erosi dan kelembaban tanah saat tanaman masih berusia muda. Saat mulsa sudah terurai, maka bisa digunakan sebagai sumber hara oleh tanaman inti.

Jika tanaman yang akan digunakan sebagai pupuk hijau memiliki kadar C/N yang tinggi, maka sebaiknya tanaman tersebut diuraikan terlebih dahulu. Tanaman seperti ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai di dalam tanah. Dengan demikian, saat diaplikasikan secara langsung pada tanah akan terjadi perebutan Nitrogen antara tanaman dan proses dekomposisi.

3. Pupuk Kompos

Selanjutnya ada pupuk kompos yang merupakan pupuk yang terbuat dari sisa bahan organik seperti tanaman, hewan, dan limbah organik yang telah mengalami proses fermentasi.

Ada banyak tanaman yang biasanya digunakan untuk membuat pupuk kompos diantaranya sekam padi, jerami, gulma, sayuran yang sudah membusuk, sabut kelapa, sisa tanaman jagung, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu saja, kotoran hewan, urin, makanan ternak yang terbuang, eceng gondok, dan ganggang biru juga banyak digunakan para petani sebagai sumber membuat pupuk kompos.

5 Manfaat Utama yang Didapatkan dari Penggunaan Kompos

-Pupuk kompos bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah

-Mampu meningkatkan daya tahan dan daya serap air

-Bisa memperbaiki pori-pori di dalam tanah

-Meningkatkan unsur hara di dalam tanah

-Meningkatkan zat hara di dalam tanah berpasir

Cara menggunakan pupuk kompos sangat sederhana, Anda hanya perlu menyebarkannya di sekeliling tanaman. Namun, Anda harus memperhatikan dengan baik pupuk kompos yang layak digunakan. Pastikan temperatur pupuk kompos di bawah 400 derajat Celcius yang menunjukkan pupuk ini sudah matang dan siap digunakan.

Pupuk Kompos VS Pupuk Kimia, Siapa Lebih Unggul?

Jika dibandingkan dengan pupuk kimia, kandungan unsur hara yang ada di dalam pupuk kompos lebih sedikit. Sehingga agar mampu memenuhi kebutuhan hara pada tanaman buah diperlukan pupuk kompos dalam jumlah yang lebih banyak.

Dikarenakan lebih banyak kuantitas saat menggunakan pupuk kompos pada tanaman menjadikan biaya pengangkutan yang diperlukan semakin tinggi. Dalam hal ini biaya operasional saat menggunakan pupuk kompos lebih tinggi jika dibandingkan dengan pupuk kimia.

Hal lain yang patut Anda pertimbangkan saat akan menggunakan pupuk kompos pada tanaman adalah di saat lahan tersebut sebelumnya pernah ditaburi pupuk kimia. Lahan yang pernah ditaburi pupuk kimia memiliki tingkat kesuburan yang lebih rendah, sehingga membutuhkan pupuk kompos yang lebih banyak dibandingkan dengan takaran rata-rata.

Faktor yang menjadi kelebihan pupuk kompos dibandingkan dengan pupuk kimia adalah kandungan unsur hara yang lengkap. Unsur hara yang lengkap sangat membantu tanaman buah untuk bisa tumbuh dengan optimal.

Selain itu di dalam pupuk kompos terdapat juga kandungan asam organik yang tidak dimiliki oleh pupuk kimia. Asam organik inilah yang akan bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan yang ada di sekitarnya.

4. Humus

Selanjutnya ada humus yang merupakan material organik yang terbuat dari pelapukan daun dan ranting tanaman yang membusuk dan kemudian menjadi humus dan selanjutnya menjadi tanah.

Sumber utama yang digunakan untuk membuat humus adalah ranting pohon, daun, limbah pertanian, kulit kayu, serbuk gergaji, endapan kotoran, sampah rumah tangga, dan berbagai limbah padat perkotaan.

Manfaat utama humus bagi tanaman buah adalah sebagai sumber makanan dan sangat membantu berperan untuk menjada struktur tanah. Humus juga sangat bermanfaat untuk mengikat bahan kimia beracun yang ada di dalam tanah dan air.

6 Ciri Humus yang Berkualitas

1. Perhatikan Warnanya

Pernahkan Anda memperhatikan lahan perkebunan dan menemukan jenis tanah yang berwarna agak gelap dan berapa di lapisan luar tanah. Jenis tanah dengan ciri-ciri seperti inilah yang dinamakan dengan humus.

2. Kemampuan Menyerap Air

Ciri selanjutnya dari humus yang berkualitas adalah daya serap airnya yang sangat tinggi. Daya serap air yang tinggi iniah yang kemudian akan memberikan manfaat lebih kepada tanaman.

3. Berasal dari Bagian Tanaman yang Membusuk

Humus biasanya sangat mudah ditemukan diantara tanaman yang mempunyai daun dan ranting yang lama tertimbun. Sehingga tanah yang ada di sekitarnya menjadi lebih subur dan memiliki manfaat lebih terhadap tanaman.

4. Sangat Bermanfaat untuk Menanam Jenis Tumbuhan Apapun

Humus merupakan jenis tanah yang sangat subur dan sangat baik untuk pertumbuhan berbagai jenis tanaman. Dengan demikian, bukan hanya tanaman buah yang bisa merasakan manfaat tanah humus, sayur dan berbagai jenis tanaman lainnya bisa memanfaatkan humus.

5. Berada di Lapisan Tanah Paling Atas

Dikarenakan sumber dari humus adalah pembusukan ranting dan daun, maka tanah jenis ini sangat mudah ditemukan di lapisan tanah bagian atas.

6. Meningkatkan Unsur Hara Tanaman

Keberadaan humus dalam dunia pertanian sangat penting karena kemampuannya meningkatkan unsur hara di dalam tanah. Anda hanya perlu mencampurkan tanah biasa dengan humus untuk mengubah kadar hara yang ada di dalam tanah tersebut menjadi lebih baik. Unsur hara yang lebih baik menjadikan tanaman yang akan dihasilkan pun lebih baik.

Humus Itu Bermanfaat! Ini 4 Keunggulannya

1. Sumber Nutrisi Bagi Tumbuhan

Tanaman membutuhkan makanan yang baik dan bernutrisi agar bisa tumbuh dengan optimal. Humus yang Anda campurkan ke dalam tanah mampu memberikan nutrisi yang diperlukan tanaman untuk bisa tumbuh dengan baik. Nutrisi yang lebih baik menjadikan tanaman yang dihasilkan mampu tumbuh dengan optimal dan memberikan hasil terbaik.

Hal inilah yang menjadikan humus sebagai sumber makanan dan nutrisi yang sangat penting bagi tanaman apapun jenisnya.

2. Menjaga Struktur Tanah di Sekitarnya

Selain bermanfaat sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, humus juga mampu memberikan manfaat untuk menjaga struktur tanah yang ada di sekitarnya. Hal ini dikarenakan humus memiliki kandungan mineral yang mampu menyerap air dan pada akhirnya bisa menjaga tanah dari kekeringan.

3. Sumber Pupuk Alami

Seperti yang telah kami sampaikan di atas bahwa humus berasal dari pembusukan ranting dan dedaunan pohon, hasil dari pembusukan itulah yang saat ini kita kenal dengan nama humus. Humus mempunyai manfaat untuk digunakan sebagai sumber pupuk alami yang bisa membantu pertumbuhan tanaman.

Hal yang unik dari tanah humus adalah proses terbentuknya yang tidak disengaja. Artinya tanah humus tersebut terbentuk melalui proses alam dan tidak memerlukan campur tangan manusia di dalamnya.

Tanah humus banyak ditemui diantara tempat yang mempunyai banyak pohon seperti di lahan perkebunan. Ranting dan daun yang berguguran dari pohon membuat tanah yang ada di sekitarnya menjadi lebih subur.

4. Meningkatkan Kandungan Air Tanah

Humus mempunyai ciri-ciri penting yaitu daya serapnya yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis tanah yang lain. Dengan demikian tanaman yang menggunakan tanah humus akan mendapatkan lebih banyak sumber air karena humus mampu memberikan serapan air yang baik untuk tanaman.

Saat Anda mencampurkan tanah humus dengan tanah jenis lain, maka dalam hal ini kemampuan serapan air pada tanah tersebut akan semakin meningkat dari sebelumnya.

5. Pupuk Organik Buatan

Pupuk organik yang diproduksi di dalam pabrik dan menggunakan peralatan modern dinamakan pupuk organik buatan. Pupuk organik buatan banyak dipilih para petani dengan alasan lebih mudah didapatkan tanpa harus membuat pupuk organik sendiri.

Secara umum manfaat yang akan didapatkan saat menggunakan pupuk organik buatan adalah meningkatkan kandungan unsur hara yang sangat diperlukan tanaman, bisa meningkatkan produktivitas tanaman, mampu merangsang pertumbuhan akar dan batang tanaman, dan bisa membantu menggemburkan dan menyuburkan tanah.

Cara mengaplikasikan pupuk organik buatan biasanya dengan menyebarkannya di sekeliling tanaman agar kandungan unsur hara bisa meningkat dan memberikan manfaat kepada tanaman buah yang diberi pupuk organik buatan.

10++ Manfaat Pupuk Organik Terhadap Tanaman Buah

Tahukah Anda agar tanaman mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi diperlukan karbon organik sekitar 2,5%. Kandungan karbon organik yang menjadi syarat produktivitas tanaman tersebut tidak mampu dipenuhi oleh sebagai besar lahan pertanian intensif, dimana kandungan karbon organik di dalam tanah hanya mampu berada di kisaran 2% saja.

Padahal solusi untuk meningkatkan kadar karbon organik tersebut cukup mudah dan sederhana. Penggunaan pupuk organik sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas lahan dan tanaman buah.

Saat Anda menggunakan pupuk organik dalam jangka panjang, maka manfaat yang akan diperoleh adalah meningkatnya produktivitas lahan pertanian dan mampu mencegah degradasi lahan. Bukan hanya itu saja manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan pupuk organik. Pupuk ini juga sangat berperan penting untuk memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah.

Bahan organik yang digunakan pada pupuk bisa bermanfaat sebagai sumber makanan untuk mikroba tanah. Sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan aktivitas mikroba untuk menyediakan unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman buah.

Peran penting lain yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan pupuk organik adalah kemampuannya mengikat butiran primer menjadi sekunder tanah dalam pembentukan pupuk. Keadaan seperti ini sangat mempengaruhi penyediaan air, suhu tanah, dan penyimpanan air di dalam tanah.

Jika Anda berfokus untuk memperbaiki sifat-sifat tanah, maka bahan organik yang mengandung banyak nitrogen dan karbon bisa sangat bermanfaat untuk digunakan. Gunakan bahan organik seperti jerami dan sekam saat membuat pupuk organik untuk memperbaiki sifat fisik tanah.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Pupuk Organik

Meskipun pupuk organik memiliki banyak sekali manfaat yang berguna untuk tanaman buah, Anda tetap harus waspada dan teliti saat akan menggunakan jenis pupuk ini. Hal ini dikarenakan bisa jadi ada limbah industri dan limbah kota yang tercampur di dalam bahan dasar pupuk organik. Saat ini terjadi kandungan logam berat dan asam organik akan meningkat di dalam pupuk dan akhirnya bisa mencemari lingkungan.

Sangat penting untuk memperhatikan dengan baik dan melakukan seleksi bahan dasar pupuk organik sebelum mengaplikasikannya ke dalam tanaman buah.

Unsur Hara yang Bermanfaat Bagi Tanaman Buah yang Ada di Dalam Pupuk Organik

Pupuk organik yang Anda gunakan sebagai pupuk untuk tanaman buah memiliki peranan penting untuk menyediakan unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman dalam pertumbuhannya.

Unsur hara yang sangat bermanfaat diantaranya nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, sulfur, magnesium, zink, tembaga, mangan, besi, barium, dan kobalt.

Mari kita bahas satu per satu!

1. Nitrogen (N)

Kandungan Nitrogen yang ada di dalam pupuk organik bisa bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keselutuhan. Nitrogen juga bermanfaat untuk sintesis asam amino dan protein di dalam tanaman dan termasuk bagian dari sel tanaman itu sendiri.

Kandungan Nitrogen yang seimbang di dalam tanaman buah bisa membantu pertumbuhan lebar daun, panjang daun, ukuran batang, dan tinggi batang. Dengan demikian, tanaman buah yang kekurangan unsus Nitrogen memiliki ciri-ciri daun yang kuning, daun yang cepat mati, pertumbuhan yang kerdil, dan ukuran batang yang pendek.

2. Fosfor (P)

Selanjutnya ada Fosfor yang sangat bermanfaat untuk mengangkut hasil metabolisme dalam tanaman buah. Kandungan fosfor di dalam pupuk organik membantu untuk merangsang pembuahan, pertumbuhan akar tanaman, pembentukan biji, dan memperbesar jaringan sel pada tanaman.

Saat tanaman kekurangan unsur fosfor, maka salah satu ciri yang mudah diketahui adalah ukuran tanaman yang kerdil dan daun yang berwana ungu kemerahan.

3. Kalium (K)

Kalium merupakan unsur hara yang berperan penting untuk membantu proses fotosintesis dan mengangkut enzim dan mineral pada tanamah buah. Kalium juga memiliki peranan penting untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap berbagai penyakit.

Tidak sulit untuk menemukan tanaman buah yang kekurangan unsur Kalium, gejala yang sering ditemui adalah daun tanaman yang berwarna hijau gelap dan terlihat tidak segar, ujung daun yang kering dan kuning, dan timbulnya bercak coklat padapucuk daun.

Kelebihan Pupuk Organik untuk Tanaman Buah

1. Saat Menggunakan bahan-bahan organik dan tambahan bantuan dari jasad renik yang ada di dalam tanah membuatnya berubah menjadi humus. Humus inilah yang nantinya bermanfaat untuk merekatkan butir-butir tanah saat membentuk gumpalan. Dengan adanya hal ini, susunan tanah bisa menjadi lebih baik dan mengurangi resiko erosi yang bisa saja terjadi.

2. Pemberian pupuk organik pada tanaman buah bisa meningkatkan unsur hara di dalam tanah. Peningkatkan unsur hara yang ada di dalam tanah akan memberikan pengaruh dalam jangka panjang.

3. Pupuk organik yang Anda gunakan sebagai tambahan nutrisi ternyata sangat berpangaruh terhadap perbaikan struktur tanah. Dengan demikian sifat fisik dan kimia pada tanah akan lebih baik dengan pemberikan pupuk tanah.

4. Pupuk organik yang diberikan pada jenis tanah yang berpasir akan menjadikan daya ikat tanah akan semakin meningkat dari sebelumnya.

5. Berubahnya sifat biologi tanah yang lebih baik, dimana pupuk organik menjadikan jasad renik menjadi hidup di dalam tanah.

6. Penggunaan pupuk organik pada tanaman buah juga bisa meningkatkan populasi musuh alami patogen.

7. Pupuk organik bisa didapatkan dengan biaya yang lebih murah dibandingkan pupuk anorganik. Biaya akan semakin murah jika Anda mampu membuat pupuk organik sendiri.

8. Unsur hara mikro dari pupuk organik lebih lengkap dibandingkan dengan unsur mikro yang ada di dalam pupuk anorganik.

9. Dengan menggunakan pupuk organik, maka secara tidak langsung Anda memberikan kehidupan bagi mikroorganisme yang hidup di dalam tanah. Mikroorganisme inilah yang nantinya akan sangat membantu para petani meningkatkan produktivitas tanaman buah.

Manfaat Pupuk Organik Lainnya

1. Peran penting yang akan Anda dapatkan saat menggunakan pupuk organik adalah kemampuannya untuk melepaskan unsur hara secara perlahan dan berkelanjutan. Kemampuan inilah yang mampu untuk menghindari tanaman dari keracunan akibat kelebihan unsur hara pada tanah.

2. Pupuk organik juga sangat bermanfaat untuk mengurangi tekanan pada struktur tanah dan menjaga kelembaban tanah.

3. Penggunaan pupuk organik membantu mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah. Dimana lapisan atas tanah inilah yang memiliki kandungan hara yang tinggi.

4. Peran penting lain yang akan Anda dapatkan saat memakai pupuk organik adalah kemampuannya untuk meningkatkan kesuburan tanah.

5. Pupuk organik mudah tersedia dan sangat mudah didapatkan untuk digunakan menyuburkan tanaman.

6. Jika dibandingkan dengan tanaman yang diberi pupuk anorganik, tanaman yang menggunakan pupuk organik memiliki kualitas lebih baik

7. Tanaman yang menggunakan pupuk organik selama proses pertumbuhan terbukti lebih sehat dengan kandungan nutrisi yang lebih banyak dan lengkap.

8. Hal yang tidak kalah penting dari keberadaan pupuk organik adalah manfaatnya bagi petani, dimana produktivitas lahan pertanian akan semakin meningkat. Ini bisa terjadi dikarenakan saat kadar kandungan bahan organik meningkat, maka hal ini akan memperbaiki sifat kimia dan biologi tanah atau pun lahan pertanian. Sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi produktivitas lahan pertanian itu sendiri.

Kekurangan yang Perlu Diwaspadai Saat Menggunakan Pupuk Organik Pada Tanaman Buah

Banyaknya kelebihan yang didapatkan saat menggunakan pupuk organik tentu sangat menguntungkan para petani yang menggunakannya. Namun, Anda tetap harus mewaspadai beberapa kekurangan di bawah ini saat akan menggunakan pupuk organik.

1. Kekurangan yang pertama adalah pupuk organik yang digunakan bisa jadi sumber pembawa hama penyakit karena di dalamnya terkandung larva atau telur serangga.

2. Kandungan hara yang ada di dalam pupuk organik sulit diperkirakan. Sehingga para petani yang baru menggunakan pupuk organik sering mengalami kesulitan saat akan menggunakannya.

3. Respon tanaman terhadap pemberian pupuk organik cenderung lebih lambat. Hal ini dikarenakan pupuk organik memiliki sifat yang slow release.

4. Kekurangan terakhir yang perlu Anda pertimbangkan adalah kandungan unsur hara yang ada di dalam pupuk organik lebih rendah dari pupuk anorganik. Dengan demikian agar bisa mendapatkan hasil yang optimal, para petani harus menggunakan dosis pupuk yang lebih tinggi.

Jika penjelasan tentang berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan pupuk organik sudah dipahami dengan baik. Selanjutnya kita akan masuk ke dalam pembahasan tentang bagaimana cara sederhana untuk membuat pupuk organik.

Langkah yang kami sampaikan di bawah ini diharapkan bisa membantu para pemula yang ingin membuat pupuk organik dengan biaya yang lebih murah.

Cara Sederhana Membuat Pupuk Organik Padat Dengan Bahan yang Ada

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mempersiapkan berbagai bahan yang akan digunakan untuk membuat pupuk organik padat.

Bahan yang perlu dipersiapkan:

-Kotoran ternak (Sapi,Kambing, Domba, atau Kerbau) 2 Ton

-Arang Sekam

-20 liter air

-Jerami yang sudah dicacah

-Serbuk Gergaji

-5 sendok makan gula pasir

-5 sendok makan EM4

Alat Pendukung yang Harus Ada:

-Sarung Tangan

-Cangkul

-Sekop

-Karung Goni

Langkah Pembuatan

Jika semua bahan dan peralatan di atas sudah dipersiapkan, maka selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti langkah pembuatan di bawah ini.

-Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan media untuk membuat pupuk. Pastikan berada di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak terkena hujan.

-Setelah media pembuatan pupuk sudah dipersiapkan, Anda bisa mulai membuat dekomposer dengan cara mencampurkan gula pasir dan EM4 ke dalam air.

-Jika langkah di atas sudah dilakukan, maka mulailah mencampurkan kotoran yang sudah dipersiapkan dengan arang sekam secukupnya. Aduk kedua bahan tersebut sampai rata, apabila sudah merata seluruhnya mulailah menambahkan dekomposer ke dalamnya, kemudian aduk kembali sampai rata.

-Setelah selesai, maka Anda bisa mulai menaburkan jerami, bubuk gergaji, dan bahan organik lain ke dalamnya. Aduk lagi sampai merata dan jangan lupa untuk menambahkan dekomposer ke dalamnya.

-Jika tahapan di atas selesai dilakukan, maka tutup rapat tumpukan bahan tersebut dengan menggunakan karung goni dan jerami. Pada hari yang selanjutnya, Anda bisa kembali mengaduk bahan tersebut sampai rata dan jika sudah selesai tutup kembali dengan rapat.

-Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan agar bisa menghasilkan pupuk organik yang berkualitas adalah dengan melakukan monitoring secara berkala. Caranya sangat sederhana, Anda hanya perlu memasukan tangan yang sebelumnya dilapisi dengan sarung tangan ke dalam tumpukan bahan pupuk organik tersebut. Jika Anda merasakan suhu pupuk organik tersebut masih panas, maka itu menandakan bahwa pupuk belum siap untuk digunakan.

-Secara umum, pupuk organik yang siap digunakan untuk tanaman buah akan bersuhu normal pada hari ke-4.

Pupuk Organik Cair ! Ini Cara Membuatnya

Selain menggunakan pupuk padat, tanaman buah akan semakin baik kualitasnya jika ditambahkan dengan pupuk organik cair. Cara membuatnya pun sangat sederhana, berikut ini kami akan sampaikan penjelasannya untuk Anda.

Ada banyak sekali bahan pembuatan pupuk organik cair yang bisa Anda gunakan. Bahan yang pertama bisa berasal dari kotoran ayam atau limbah sayuran yang sangat cocok untuk merangsang pertumbuhan tunas dan daun pada tanaman buah. pupuk ini juga cocok dipakai dalam memproduksi bibit tanaman buah

Bahan yang kedua, Anda bisa menggunakan kotoran sapi, kotoran kambing, dan sekam padi yang bisa digunakan untuk membantu pertumbuhan buah.

Anda bisa juga menggunakan buah-buahan yang sudah membusuk yang memiliki fungsi yang sama dengan penggunaan bahan yang kedua.

Selain 3 bahan di atas, batang pohon pisang ternyata bisa juga Anda manfaatkan untuk membuat pupuk organik cair yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman buah. Pada pembahasan kali ini, kami akan berfokus untuk membahas cara membuat pupuk organik dengan memanfaatkan batang pohon pisang yang banyak tersedia.

Persiapkan Bahan yang Diperlukan:

-Siapkan 1 kg batang pohon pisang, lebih baik pilihlah batang di bagian dalam yang memiliki warna lebih putih.

-200 gr gula merah

-5 ml EM4

-3 lt air

-Ember yang memiliki penutup

-Karung bekas

Langkah Pembuatan Pupuk Organik Cair yang Sederhana

-Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencampurkan gula dengan air ke dalam ember. Aduk terus sampai gula yang ada menjadi larut di dalam air.

-Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memotong batang pohon pisang menjadi potongan yang kecil. Jika sudah selesai masukan ke dalam karung bekas yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

-Lalu Anda bisa memasukan karung yang berisi potongan batang pohon pisang ke dalam ember yang berisi campuran gula dan air. Hal penting yang perlu Anda perhatikan disini adalah usahakan karung terendam seluruhnya di dalam air.

-Tutuplah rapat-rapat ember tersebut dan jangan tempatkan di lokasi yang terkena matahari langsung.

-Biarkan campuran tersebut selama sekitar 10 hari lamanya. Anda juga perlu memastikan tong yang digunakan dibuka 1 kali sehari agar gas yang ada di dalam ember tersebut keluar. Jika sudah selesai jangan lupa untuk menutupnya kembali.

-Hal penting yang perlu Anda lakukan adalah mengecek tingkat kematangan pupuk organik yang dibuat. Ciri khas dari pupuk organik yang matang dan siap untuk digunakan adalah wanginya sangat mirip tape. Namun, jika Anda menemukan bau limbah dan beraroma buruk, maka bisa dipastikan proses yang Anda lakukan gagal dan cairan tersebut harus segera dibuang.

-Jika aroma tape sudah tercium, maka angkatlah karung yang berisi potongan pohon pisang tadi. Dengan cara seperti ini, Anda akan mendapatkan 2 jenis pupuk yaitu pupuk padat dari batang pohon pisang yang ada di dalam karung dan pupuk cair yang ada di dalam ember.

Menggunakan Pupuk Organik Cair Hasil Buatan Sendiri

Jika pupuk cair sudah jadi, maka Anda tinggal menggunakan pupuk tersebut untuk diaplikasikan pada tanaman buah yang ada. Gunakan komposisi 1: 20 yaitu 1 bagian pupuk cair dicampurkan dengan 20 bagian air. Atau Anda bisa juga menggunakan komposisi 1 : 50 yang artinya kandungan pupuk cair sekitar 2% dari keseluruhan bahan cair. Komposisi 1 : 50 bisa Anda gunakan jika pupuk cair akan disemprotkan pada daun, bunga, atau batang tanaman.

Waktu penyemprotan tanaman buah bisa menggunakan interval 1 minggu sekali saat musim kemarau atau bisa juga menggunakan interval 3 hari 1 kali saat musim hujan datang. Pupuk cair yang Anda gunakan akan bermanfaat untuk merangsang buah untuk tumbuh dengan optimal.

Cara yang kami sampaikan di atas bertujuan untuk digunakan pada pertanian dengan skala yang kecil. Jika Anda memiliki luas lahan yang lebih banyak, maka tinggal kali lipatkan saja bahan yang telah kami sampaikan di atas.

EM4 yang kami gunakan di atas digunakan untuk memicu reaksi fermentasi pada bahan yang digunakan untuk membuat pupuk. Jika Anda tidak memiliki EM4 tidak masalah,namun hasil fermentasi akan memakan proses yang lebih lama. Anda bisa mendapatkan EM4 di toko pertanian, biasanya mereka akan menyediakan EM4 untuk digunakan.

Tahap Demi Tahap Mengaplikasikan Pupuk Organik Cair

Penjelasan yang kami sampaikan hanya menjelaskan tentang cara membuat pupuk cair dengan bahan yang ada di sekitar dengan mudah. Takaran yang digunakan sudah kami jelaskan yaitu 1 : 20 atau 1 : 50 yang bisa Anda sesuaikan sendiri.

Ada banyak sekali bahan pupuk organik yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat pupuk cair. Penggunaan bahan-bahan tersebut sangat bergantung pada manfaat yang ingin Anda dapatkan saat menggunakan pupuk cair nantinya.

Berikut ini kami akan menjelaskan tentang tahapan saat akan menggunakan pupuk cair.

-Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mempersiapkan pupuk cair organik yang akan digunakan untuk memupuk tanaman buah.

-Selanjutnya tambahkan air dengan komposisi perbandingan yang telah kami sampaikan di atas.

-Jika pupuk sudah cukup cair dan siap digunakan, langkah selanjutnya adalah masukkan pupuk tersebut ke dalam alat semprot

-Tempat menyemprotkan pupuk cair akan memberikan hasil yang berbeda pada tanaman buah. Anda bisa menyemprotkan pupuk cair pada tanaman yang baru bertunas, jika ingin merangsang pertumbuhannya.

-Bisa juga disemprotkan langsung pada batang dan daun agar bisa menghasilkan pertumbuhan buah atau umbi dengan optimal.

-Hal paling penting yang perlu Anda perhatikan disini adalah interval waktu penyemprotan. Gunakan interval waktu 1 minggu saat musim kemarau dan 3 kali 1 minggu saat musim hujan datang.

Kesimpulan

Ada banyak sekali pupuk organik yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang tanaman buah. Mulai dari pupuk kompos, pupuk kandang, tanah humus, dan pupuk hijau yang masing-masing memiliki kelebihan yang bermanfaat untuk tanaman buah.

Hal yang menjadi keunggulan pupuk organik dibandingkan dengan pupuk kimia adalah kandungan hara yang dimiliki lebih lengkap dibandingkan dengan pupuk kimia. Selain itu penggunaan pupuk organik juga sangat aman dan tidak merusak lingkungan yang ada di sekitar tanaman.

Demikianlah penjelasan lengkap berkaitan tentang pupuk organik yang bisa Anda gunakan pada tanaman buah. Semoga penjelasan yang kami sampaikan di atas bisa memberikan banyak inspirasi kepada Anda semua.

©RumahTanaman.com
CS: 0812-2000-4102
chat
whatsappphone